VIVAnews - Nama laboratorium penyakit milik Amerika Serikat, Navy Medical Reseach Unit 2 (Namru-2) kembali jadi buah bibir saat Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono menyebut nama Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai calon terpilih Menteri Kesehatan.
Sebab, Endang adalah staf Departemen Kesehatan, yang paling 'dekat' dengan Namru.
"Ibu Endang ini adalah orang yang paling dekat dengan Namru diantara dengan semua pegawai Depkes," kata Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Bersatu, Siti Fadilah Supari.
Riwayat Namru 2 di Indonesia berakhir pada 16 Oktober 2009. Melalui surat bernomor 919/Menkes/X/2009, pemerintah RI melalui Menteri Kesehatan resmi mengakhiri kerjasama dengan Namru 2.
Setelah itu, Laboratorium Namru yang berada di kompleks Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan di Jalan Percetakan Negara, Jakarta, resmi tutup.
Laboratorium Namru-2 sudah berada di Indonesia sejak 1975 berdasarkan perjanjian antara Pemerintah Indonesia dengan AS 16 Januari 1971. Kedudukan Namru-2 awalnya di Taipei pada tahun 1955 sedangkan Namru-1 berada di Brooklyn, AS, dan Namru-3 berada di Kairo, Mesir. Keberadaan Namru-2 di Indonesia sebagai akibat terjadinya wabah penyakit pes di Boyolali 1968 dan karena pemerintah Indonesia belum mampu menanggulangi wabah tersebut maka pemerintah Indonesia meminta bantuan AS.
Unit riset Namru-2 di Jakarta adalah detasemen di bawah Komando Namru-2 yang berada di Taipei dan secara administrasi merupakan bagian Kedubes AS di Jakarta. Pada 1979 sebagai akibat konflik RRC dengan perubahan diplomatik dengan Taiwan, pusat Namru-2 dipindahkan ke Filipina. Pada 1992 dengan berakhirnya pangkalan militer AS di Filipina, Namru-2 dipindahkan ke Jakarta dan unit riset berubah dari bentuk detasemen menjadi komando yang dipimpin seorang kolonel AL (AS).
Berikut riwayat Laboratorium Namru hingga bisa berada di Jakarta yang VIVAnews kutip dari berbagai sumber:
1943, Namru-1 lahir, awalnya merupakan pengembangan dari Naval Laboratory Research Unit 1. Lokasi di kampus Universitas
Berkeley, Kalifornia.
1944, Namru-2 berdiri di Rockefeller Institute di New York, Amerika Serikat.
1945, Namru-2 dipindahkan ke Guam.
1946, Namru-3 berdiri di Mesir.
1947, Namru-2 ditutup.
1948, Namru-4 berdiri di Illinois, Amerika Serikat.
1955, Namru-2 dihidupkan lagi. Kali ini, di Taiwan.
1965, Namru-2 dibuka di Ethiopia.
1966, Namru-2, dibuka di Vietnam Selatan.
1970, Namru-2 dibuka di Jakarta. Pada saat yang bersamaan, Namru-2 di Vietnam Selatan ditutup.
1974, Namru-1 di Berkeley dan Namru-4 di Illinois ditutup. Namru-5 berdiri di Ethiopia.
1977, Namru-5 di Ethiopia ditutup akibat perubahan rezim.
1979, Namru-2 direlokasi dari Taiwan ke Filipina.
1990, Namru-2 ditransfer ke Jakarta dari Filipina akibat situasi politik di Manila memanas. Indonesia menjadi pusat kendali Namru-2 untuk wilayah operasi Asia Tenggara. Namru-2 beroperasi di Laos, Vietnam, Singapura,Thailand, dan Filipina. Sementara itu, di Kamboja dibuka semacam cabang Namru-2.