Nasional

Waspada Puncak Badai Matahari pada 20-12-2012

Tetapi secara ilmiah, pada 20-12-2012 memang diprediksi akan terjadi fenomena alam.

Jum'at, 16 Oktober 2009, 14:32 WIB
Ismoko Widjaya
Gerhana Matahari di sebagian wilayah Asia (AP Photo/Heng Sinith)

VIVAnews - Isu akhir zaman pada 20 Desember 2012 atau 20-12-2012 itu berawal dari ramalan suku bangsa Maya kuno. Tapi rumor itu terbantahkan karena 20-12-2012 hanya momen berakhirnya kalender bagi 'suku purba' itu.

Secara ilmiah, pada 20-12-2012 memang diprediksi akan terjadi fenomena yang bisa mengganggu kegiatan umat manusia.

"Pada 20 Desember 2012 itu akan terjadi puncak badai matahari," kata Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, kepada VIVAnews, Jumat, 16 Oktober 2009.

Badai matahari atau ledakan matahari adalah kondisi ekstrim atau dinamika ekstrim pada permukaan matahari. Penyebabnya, karena adanya aktivitas magnetik dalam kondisi tertentu yang kemudian menyebabkan lontaran matahari.

"Itu disebabkan garis-garis gaya magnetik matahari yang tidak teratur. Akibatnya, keluarlah lontaran partikel dari matahari," uja pria yang akrab disapa Djamaluddin ini.

Ukuran badai matahari dalam skala minimum memiliki ciri tersendiri. Ciri itu dapat terlihat dengan menggunakan teleskop dari Bumi. Untuk kondisi badai matahari normal ciri-cirinya, terdapat sedikit bintik di permukaan.

"Tapi dalam kondisi maksimum itu dapat mengganggu manusia, terutama pada teknologi antariksa," kata dia. Kondisi puncak badai matahari itu akan mengganggu satelit komunikasi dan penginderaan jarak jauh.

Akibatnya, instrumentasi alat-alat itu akan rusak. Bumi tidak bisa memperoleh data dari satelit yang rusak tadi. Fatalnya, kalau itu mengenai satelit komunikasi maka bisa berdampak pada kegiatan manusia yang menggunakan satelit komunikasi.

"Telepon terputus, siaran radio, dan televisi menjadi rusak. Atau mengganggu transaksi yang menggunakan sistem satelit misalnya ATM," ujar dia. Meski begitu siklus matahari dan prediksi itu masih bisa bergeser.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
widyana roechiat
02/05/2010
betul kata yasri77,kita gak sadar klo slama ini fenomena besar terjadi setiap hari dan nganggap itu sbgai sesuatu yang biasa..subhanalloh maha besar Alloh..maha suci Alloh
Balas   • Laporkan
naya
28/04/2010
saya enggak percaya ama y9 namanya ramalan... ramalan itu cuma tebakan manusia y9 belum tentu terjadi.. kalo menurut aku sih kalo kita enggak perlu percaya ama y9 namanya ramalan. buat apa di percaya klo kita percaya berarti kita enggak percaya ama (tuhan
Balas   • Laporkan
yasri77
15/12/2009
Allah maha kuasa atas segala sesuatu, menjadikan bumi berguncang, mendatangkan sunami, menghembuskan badai topan, itu semua bagi Allah adalah mudah. Sebenarnya ada yang lebih besar kejadiannya yang selama ini kita saksikan hanya saja kita tidak menyadarin
Balas   • Laporkan
melisah fitri
12/11/2009
kenapa sich musti diramalin klo hari kiamat itu akan terjadi thn 2012!because hari kiamat itu cuma allah yg tahu.so jgn percaya deh tentang ramalan itu ok!!!!!!
Balas   • Laporkan
avriL
23/10/2009
napa sich musti diramalin kalo 2012 mau terjadi badai matahari?? kalo dah kaya gitu semua orang jadi takut tau g !!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ