Nasional

Beredar Selebaran Nabi Palsu di Lombok, NTB

Lelaki berusia 70 tahun itu disebut telah menerima wahyu dari Malaikat Jibril.

Jum'at, 16 Oktober 2009, 05:25 WIB
Amril Amarullah
  (Antara/ Andika Betha)

VIVAnews - Masyarakat Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikejutkan dengan beredarnya nabi melalui selebaran, yang berisi seseorang bernama Bakri Abdullah alias amak Junaidi warga Dasan Tinggi Daye Sambalie sebagai sosok nabi.

Menurut keterangan dalam selebaran tersebut, Lelaki berusia 70 tahun itu disebut telah menerima wahyu dari Malaikat Jibril. Akibatnya, isu nabi palsu itu menarik perhatian pemerintah Lombok Timur.

Camat Sambalie Muhammad Takdir mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan Bakri yang disebut sebagai nabi. Meski demikian Takdir menegaskan isu itu tidak menimbulkan reaksi masyarakat, karena hal serupa pernah ada beberapa tahun lalu.

"Isu itu memang ada tapi sementara ini tidak meresahkan masyarakat sebab isu serupa pernah muncul sebelumnya," kata Muhammad Takdir kepada wartawan di Lombok Timur.

Takdir menjelaskan mencuatnya isu nabi tersebut  dilatar belakangi menyebarnya selebaran tentang pengakuan Bakri Abdullah yang pernah melakukan Mi'raj atau perjalanan ke langit seperti yang dilakukan Rasulullah Muhammad SAW. Namun belakangan isu itu dibantah dengan tegas oleh Bakri Abdullah.

Sementara itu Bakri Abdulah yang ditemui wartawan mengaku tidak pernah mengaku sebagai nabi. Namun Bakri membenarkan jika dirinya pernah melakukan Mi'raj atau perjalanan ke langit. Mi'raj itu diakuinya dilakukan sebanyak dua kali yakni pada tahun 1975 dan 1997 di Lenteng Tedes yang berada di hutan Gunung Rinjani.

"Saya memang dua kali melakukan mi'raj yang pertama itu saya naik tahun 1975 dan yang kedua tahun 1997 dan langsung menerima ijazah," ujar Bakri kepada wartawan. Bakri Abdullah juga mengaku pernah hendak dihakimi warga akibat ulahnya itu.

Namun hal itu dapat dihindari setelah berdialog dengan masyarakat. Meski demikian hingga saat ini dirinya memimpin aliran yang disebut sebagai Istijenar Raksa Gunung Rinjani yang beranggotakan 29 orang. Kelompok ini biasanya melakukan ritual setiap malam Jum'at.

Bakri mengaku sadar jika ceritanya itu ditentang masyarakat namun dia tetap pada pendiriannya sebagai orang yang pernah menerima wahyu.

Untuk mengantisipasi meluasnya isu nabi tersebut pemerintah kabupaten Lombok Timur melalui Badan Kordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) segera menyelidiki masalah tersebut.

Saat ini Bakri Abdullah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa NTB untuk diperiksa kejiwaannya. Pemerintah melalui pihak kecamatan juga sudah berdialog dengan masyarakat setempat terkait isu nabi tersebut, dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebar isu nabi tersebut.

Laporan: Edy Gustan | Mataram

• VIVAnews
Rating
Komentar
uwew
12/01/2011
Waduh kakek inget umur kek....
Balas   • Laporkan
panjaitan
04/01/2011
salah satu tanda2 hari qiamat x yach !!!!!! seenaknya aja buat sensasi yg ngak logis, sdh tepat tuh agar diperiksa dulu kejiwaannya
Balas   • Laporkan
Radityadika
24/11/2010
ya ALLAH zaman lg kacau masih ada yg ngaku2 jd nabi...gila tuh orang..
Balas   • Laporkan
Radityadika
24/11/2010
Bolehlah,dia merasa dirina sbgai Ap itu hak nya,Tinggl kt perca pa ga..smua kembali ke diri kt ndiri..jgn di jdkn mslh..yea..gt deecchh..
Balas   • Laporkan
inoedesign
09/11/2010
kalo mo bikin brosur atau MMt nya bisa pesen sama saya, hahahahahahahahahaha...........
Balas   • Laporkan
Endang
09/11/2010
Jadi mo tau nih, Mi,rajnya naik apaan ya? klu nabi muhammad SAW kan naik Buraq, klu dia naik apaan ya? naik odong2 kali ya?
Balas   • Laporkan
Endang
09/11/2010
Jadi mo tau nih, Mi,rajnya naik apaan ya? klu nabi muhammad SAW kan naik Buraq, klu dia naik apaan ya? naik odong2 kali ya?
Balas   • Laporkan
liemmokoy
07/11/2010
Hati-hati dengan dajal
Balas   • Laporkan
wong solo
28/10/2010
yang begini ini yang bikin Penguasa alam jagd raya murka (ALLAH SWT ).makanya banyak cobaan yang umat manusia rasakan akhir2 ini.mulailah dari diri kita masing2 untuk lebih sadar diri dan byk2 berdoa.
Balas   • Laporkan
malika diamonde
26/10/2010
gak penting banget sih......
Balas   • Laporkan
liemmokoy | 07/11/2010 | Laporkan
penting ya ini masalah akidah
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ