Nasional
Pertemuan Susno - Anggoro

Pengacara: Polisi Tak Usah Banyak Bicara

Semakin banyak bicara, semakin jelas kesalahan yang mereka perbuat.

Kamis, 15 Oktober 2009, 21:38 WIB
Amril Amarullah
Susno Duadji, Kabareskrim Mabes POLRI (VivaNews/ Nurlis Meuko)

VIVAnews - Tim penasihat hukum Pimpinan (nonaktif) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto mengatakan kepolisian sebaiknya tidak usah banyak bicara terkait pertemuan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji dan bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo di Singapura.

"Karena semakin banyak mereka berbicara dan mengeluarkan pernyataan akan semakin jelas kesalahan yang mereka perbuat," kata Bambang kepada para wartawan di gedung KPK Jakarta, Kamis 15 Oktober 2009.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Nanan Sukarna mengatakan pertemuan Susno Duadji dengan buronan KPK Anggoro Widjojo terjadi ketika Anggoro  berstatus saksi. "Semakin kelihatan bohongnya,"ujar Bambang.

Menurut Bambang, ada kejanggalan dalam pertemuan tanggal 10 Juli itu. Pasalnya, Kabareskrim sampai turun langsung dan mengadakan pertemuan dengan Anggoro. Dalam kasus-kasus lain, kata dia, cukup penyidik yang menemui seorang saksi.

"Mereka juga mau berdalih bahwa pertemuan Susno-Anggoro adalah official meeting atau pertemuan resmi," pungkas Bambang.

Dua Pimpinan (nonaktif) KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal sangkaan penyalahgunaan kewenangan dan suap.

Penyalahgunaan kewenangan dipersoalkan saat Pimpinan KPK mencekal Anggoro Widjojo pada Agustus 2008 dan pengusaha lainnya, Joko Tjandra.

• VIVAnews
Rating
Komentar
yadi
14/01/2010
makin memuakkan sikapnya ........
Balas   • Laporkan
toni irawan
13/01/2010
Iya nih bapak2 pimpinan polri ngomong aja, boong aja padahal rakyat bodoh aja dah tau, kalau soal begini susno dibela padahal salah berat. Sedangkan menjadi saksi disalahkan abis2an padahal itu menyampaikan kebenaran. hati2 nanti kebakaran jenggot ahhh
Balas   • Laporkan
budi
25/11/2009
sudah pak.... jangan banyak omong.. kasihan kopral2 jujur yang selalu kepanasan dan kehujanan.. di jalanan..
Balas   • Laporkan
rudysulist
15/10/2009
Mungkin "mereka" pikir dengan banyak bicara masyarakat akan menerima dalih dan dalil yg "mereka" buat adalah kebenaran..padahal masyarakat sekarang sudah 'tidak bodoh' seperti anggapan "mereka"..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ