Nasional

Matahari Beri Bantuan Korban Gempa Sumbar

Matahari memberi bantuan berupa paket sembako dan Dapur Umum.

Sabtu, 10 Oktober 2009, 08:29 WIB
Maryadie, Anda Nurlaila
  (AP Photo/Tundra Laksamana)

VIVAnews - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memberi bantuan korban gempa bumi di Sumatera, 30 September 2009 lalu. Melalui dua unit bisnisnya, Matahari memberi bantuan berupa paket sembako dan Dapur Umum.

"Bantuan korban bencana gempa bumi Sumatera adalah bagian dari corporate social responsibility Matahari," ungkap Direktur Matahari Danny Kojongian di Jakarta, Selasa malam, 9 Oktober 2009. 

Bantuan berupa 7000 paket sembako diangkut lima truk yang bekerjasama dengan pemda setempat dalam dua tahap. Matahari menurunkan tim Crisis
Respond Management Team (CMRT) dari Matahari Departemen Store dan Matahari Food Business yang membangun dapur umum yang mampu melayani 1.000 orang per hari.

"Di dalamnya termasuk fasilitas air bersih dan dokter," kata Danny.

Tim relawan yang bekerjasama dengan Satkorlak DKI Jakarta ini nantinya akan membagi-bagikan sembako dan bahan makanan di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan serta sulit dijangkau.

"Sehingga meringankan beban dan memberi sesuai kebutuhan korban," kata Danny.

Adapun Matahari memiliki dua unit ritel yang juga mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,6 skala richter (SR) tersebut.

"Saat ini kedua unit yang ada di kawasan Pasaraya Kota Padang belum beroperasi kembali," katanya.
Walaupun belum mengetahui persis total kerugian, omset rata-rata perhari unit mencapai Rp 100-200 juta dengan jumlah karyawan 250-300 orang.

Menurut Danny, para karyawan yang tidak dapat bekerja di dua unit tersebut akan dipindahkan ke unit bisnis Matahari terdekat seperti di Jambi, Pekan Baru, Palembang, dan Batam.

Sedangkan perbaikan toko ritel sendiri, kata Danny, tergantung kecepatan perbaikan infrastruktur di Padang. "Kami belum memutuskan akan tetap menempati lokasi saat ini atau mencari lokasi baru," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ