VIVAnews -- Subki, (27 tahun) adik kandung Ustad Syaefuddin Jaelani alias Zuhri yang saat ini tinggal di Perumahan Kahuripan, Kemang, Bogor, Jawa Barat, belum berkomentar apapun soal tewasnya Syaefuddin dalam sebuah penggerebekan di Ciputat, Tangerang, Banten, Jumat 9 Oktober 2009.
"Maaf mas, suami saya (Subki) masih di tempat kerja di Ciputat, dan saya dipesan katanya dia belum ingin ngomong apa-apa," kata Elli, istri Subki kepada VIVAnews. Setelah itu, Elli menutup diri dan tidak pernah keluar rumah lagi.
Sementara menurut ketua RW setempat, Muhammad Sholeh mengatakan, sejak menikah dengan gadis warga Kahuripan, Subki tidak pernah berbaur dengan masyarakat sekitar, termasuk istrinya juga demikian.
"Setiap pulang kerja, adik kandung SJ (Subki) tidak pernah keluar rumah. Apalagi, mengikuti pengajian maupun kegiatan masyarakat," kata Sholeh.
Pernah sekali, saat itu Subki mendatanginya untuk membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), beberapa hari setelah bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton meledak.
"Memang kami tolak, karena saat menikahi gadis kampung disini, tidak pernah sekalipun Subki tidak pernah melaporkan ke kelurahan apalagi kami. Jadi, sampai sekarang ini Subki tidak mempunyai KTP Bogor, masih KTP Kuningan," jelasnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, sebelum terjadinya peledakkan bom JW Marriot dan Ritz Carlton. Ustad SJ sering main kerumah adiknya tersebut, dan saat itu kami sadar betul SJ adalah seorang teroris.