VIVAnews - Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakara Timur, belum bisa melakukan pemeriksaan tes DNA terhadap dua jenazah teroris yang diperkirakan Syaifudin Zuhri dan M Syahrir.
Saat dihubungi wartawan, Kepala Rumah Sakit Polri, Brigadir Jenderal Chaidir Rawas mengatakan, tes DNA belum bisa dilakukan karena rumah sakit Polri hingga kini belum menerima data pembanding milik keluarga keduanya.
"Belum terima data pembanding milik keluarga. Seperti data gigi, darah dan yang lainya," ujar Chaidir, Jumat 9 Oktober 2009.
Chaidir memastikan, kalau proses otsopsi jasad Syaifudin Zuhri dan M Syahrir, baru akan dilakukan malam nanti. "Nanti malam baru akan dilakukan otopsi. Mungkin sampai besok pagi," ujarnya lagi.
Nama Ustad Saefudin Jaelani (SJ) atau Saefudin Zuhri mencorong setelah kasus pengemboman Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton.
Setelah Noordin M Top dihabisi polisi di Solo, Jawa Tengah, Ustad SJ disebut-sebut sebagai generasi penerus teroris paling dicari polisi itu.
Ada analisis bahwa tewasnya Noordin itu tak berarti teror di wilayah Indonesia selesai. Sebab, dia punya jaringan dan pengikut yang kuat. Di antaranya lewat Ustad SJ.
Ustad SJ. Pria yang memiliki tinggi 165 sentimeter ini selama ini kerap kali mengisi pengajian di Masjid As-Surur, Kompleks Perumahan Telaga Kahuripan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dia punya kapastitas meneruskan cita-cita Noordin. Selain fasih bicara soal agama, dia juga punya kemampuan berhubungan dengan donatur.
Ustad SJ yang direkrut Noordin pada 2007 ini juga dikenal jago merekrut dan membuat manajemen pergerakan.
Dalam pengeboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton 17 Juli 2009, SJ, peran Ustad SJ ialah merekrut pelaku bom. Dua orang bomber yang sukses direkrut adalah Dani Dwi Permana dan Nana Ikhwan Maulana.
Bahkan SJ juga berperan merekam seluruh persiapan dan kejadian teror bom di dua hotel kelas internasional itu.
Setelah peledakan itu Ustad SJ menghilang. Polisi terus memburunya. Tadi siang, muncul kabar Detasemen Khusus 88 berhasil menembak Ustad SJ.