Nasional
Gempa Sumatera Barat

Ratusan Warga Muhammadiyah Ikut Jadi Korban

Infrastruktur Muhammadiyah seperti masjid dan sekolah juga tidak luput dari gempa.

Senin, 5 Oktober 2009, 18:52 WIB
Umi Kalsum, Aries Setiawan
Gempa di Kota Padang : Bantuan untuk Korban (AP Photo/Irwin Fedriansyah)

VIVAnews - Gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter yang terjadi pada Rabu 30 September 2009 lalu menewaskan 260 warga Muhammadiyah.

"Korban terbanyak di Pariaman," ujar Ketua Posko PP Muhammadiyah untuk Korban Gempa Sumbar, Khoirul Muttaqin kepada VIVAnews, Jakarta, Senin 5 Oktober 2009.

Sedangkan korban luka hingga saat ini 162 orang, dan sudah ditangani diposko-posko pengungsian serta rumah sakit milik Muhammadiyah.

Khoirul mengatakan, sekitar dua ribu pengungsi yang saat ini berada di posko pengungsian sangat membutuhkan selimut dan makanan.  "Dan ada sekitar 20 ribu pengungsi yang masih tercecer di luar posko-posko," katanya.

Selain itu, akibat gempa berkekuatan 7,6 SR juga menghancurkan berbagai infrastruktur milik Muhammadiyah. "Sebanyak 24 masjid, 24 sekolah, dan lembaga sosial milik Muhammadiyah rusak parah," terangnya.

Posko bantuan untuk gempa Sumbar sudah berjalan pasca dua hari gempa. Rencanannya, sore ini berbagai bantuan yang sudah terkumpul seperti, makanan, selimut, obat-obatan dan sebanyak 2 ribu tenda akan didistribusikan ke Sumatera Barat.

"Sudah ada 8 tenaga medis yang ditempatkan diposko-posko. Rencananya, 3 tenaga medis juga akan dikirim. Kita sedang mencoba berkoordinasi dengan petugas posko yang ada di Sumbar," imbuhnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
lukman
06/10/2009
saya juga setuju, jangan merasa lebih mulia dari yg lain. bukan muhammadyah ato bukan yg menentukan seseorang masuk surga, tapi takwa kita kepada Nya.
Balas   • Laporkan
ibud
06/10/2009
kenapa harus menggunakan kalimat 'warga muhamadiyah???? kenapa bukan warga Indonesia??? gak ada yang eksklusif di mata Alloh SWT..banyak warga lain yg menjadi korban di bencana gempa ini...jangan terlalu memilah2 organisasi atau pihak2 tertentu saja. Kala
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ