Nasional
Gempa Sumatera Barat

Masih Ada Satu Desa Terisolir

Diperkirakan seratus rumah tertimbun di Desa Tandikek, Koto Mambang, Padang Pariaman.

Jum'at, 2 Oktober 2009, 19:32 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Gempa di Kota Padang (AP Photo/Achmad Ibrahim)

VIVAnews - Korban gempa di Sumatera Barat diperkirakan terus bertambah. Tim Sarkorlak Penanggulangan Bencana baru saja mendapat laporan adanya sebuah desa yang terisolir yaitu Desa Tandikek, Koto Mambang, Padang Pariaman.

"Besok kemungkinan besar tim evakuasi akan diterjunkan ke sana, karena kami baru dapat laporan sore ini," kata Kepala Satkorlak Penanggulangan Bencabna Sumatera Barat, Ade Edward, Jumat 2 Oktober 2009.

Tim belum mengetahui kondisi para korban di kawasan itu. Namun, diperkirakan sekitar seratus rumah tertimbun tanah longsor akibat gempa di kawasan itu.

Sementara itu, di kawasan Pondok juga belum tersentuh bantuan. Sejauh ini warga melakukan evakuasi korban secara mandiri dengan bergotong-royong. Di sana, sejumlah banguanan yang mayoritas berupa pertokoan kampung pecinan runtuh.

Data Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, hingga pukul 18.00, korban jiwa meninggal diketahui mencapai 451 orang. Rinciannya di Kota Padang 197 orang, Kabupaten Padang Pariaman (184), Kota Pariaman (49), Kota Bukittinggi (7), Kota Solok (4), Kabupaten Pasaman Barat (3), Kabupaten Pesisir Selatan (7).

Sementara luka berat mencapai 240 orang, luka ringan 2.530 orang, dan diduga korban yang masih tertimbun reruntuhan masih 1.000 orang lebih. Di Kota Padang, korban tertimbun setidaknya masih terdapat di lima titik, salah satunya kampus Universitas Andalas.

Laporan: Eri Naldi| Padang



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ