Nasional
Densus 88 Gerebek Rumah di Solo

Tak Ada Pengalihan Isu, Ini Murni Teroris

Tidak ada kaitan pengaliahan isu, karena memang ada target untuk ditangkap.

Kamis, 17 September 2009, 09:48 WIB
Amril Amarullah
Pengamat Intelijen Wawan H Purwanto meluncurkan buku soal Amrozi Cs (Antara/ Jefri Aries)

VIVAnews - Aksi pengepungan sebuah rumah teroris di Kampung Kepohsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, sejak malam dini hari tadi, Kamis 17 September 2009, dinilai pengamat intelijen Wawan H Purwanto bukan bentuk pengalihan isu, tetapi memang sudah menjadi target Densus 88.

"Tidak ada kaitan pengalihan isu, karena memang ada target untuk ditangkap, Ini murni gerakan teroris dan memang akan terus diburu," kata Wawan H Purwanto kepada VIVAnews, Kamis 17 September 2009.

Menurut Wawan, apa yang dilakukan teroris menjelang hari raya Idul Fitri adalah sebagai bentuk teror kepada polisi, karena terpecahnya pengamanan menjelang hari raya ini.

Sebab, lanjut wawan, bisa saja rencana teroris ini untuk merubah konsentrasi pengamanan saat mudik lebaran tahun ini. "Mereka akan mencari celah-celah khusus," tuturnya.

Karena itu, upaya pemerintah dalam hal ini polisi dan TNI harus terus di dorong, agar masyarakat marasa nyaman dan aman saat menjalankan ibadah Idul Fitri ini, tanpa ada aksi dari para teroris ini.

Rumah yang dikepung sejak Rabu, 16 September 2009 pukul 23.00 Wib, itu diduga menjadi lokasi persembunyian para teroris terkait pemboman Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009.

amril.78@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ