Nasional
Densus 88 Gerebek Rumah di Solo

Di Rumah Itu Ditemukan Bom Siap Ledak

Aparat menemukan sebuah bom yang siap diledakkan dan dua unit laptop.

Kamis, 17 September 2009, 07:53 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Penyerbuan Rumah Teroris di Temanggung (AP Photo)

VIVAnews - Detasemen Khusus 88 Antiteror mengepung sebuah rumah di Kampung Kepohsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah. Pengepungan selama delapan jam itu diwarnai baku tembak antara aparat dan penghuni rumah.

Rumah yang dikepung sejak Rabu, 16 September 2009 pukul 23.00, itu diduga menjadi lokasi persembunyian para teroris terkait pemboman Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009.

Menurut informasi yang diperoleh tvOne, aparat menemukan sebuah bom yang siap diledakkan di rumah tersebut. Selain itu, aparat juga menemukan dua unit laptop.

Pengepungan itu diduga menewaskan tiga orang. Pertama adalah Susilo alias Adib, pria yang diduga menyewa rumah yang digrebek. Menurut Ketua RT setempat, Susilo adalah warga Kagokan RT 2/11 Pajanglawean Solo. Dia tinggal bersama istrinya, Putri Munawaroh.

Kedua, adalah Bagus Budi Pranoto alias Urwah. Buron tersebut diduga berperan menyembunyikan Noordin M Top di Temanggung. Bagus Budi Pranoto alias Urwah. Pernah divonis 3 tahun 6 bulan pada 2004, karena menyembunyikan Dr Azahari dan Noordin M Top.

Sedangkan jenazah ketiga belum diketahui identitasnya. Namun, belum ada keterangan resmi polisi mengenai siapa yang tewas dalam penggerebekan itu. (Baca juga: Ini Dia Ciri Si Penghuni Rumah)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
agungk
17/09/2009
bukankah setiap ada penggerebegan semacam ini selalu ditemukan bom siap ledak? siapa yang dapat membantahnya? walaupun saya mendukung penghapusan terorisme, tapi saya berpendapat cara yang dipakai densus88 ini belum profesional. mulai dari poso, kemudian
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ