Nasional
Penentuan 1 Syawal 1430 H

Masyarakat Diimbau Ikut Ketetapan Pemerintah

"Mari kita menciptakan visi yang sama. Boleh berbeda tapi jangan menciptakan konflik."

Selasa, 15 September 2009, 07:50 WIB
Elin Yunita Kristanti
Do'a setelah shalat Idul Fitri (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Hari Raya Idul Fitri tahun ini, 1430 Hijriyah diperkirakan jatuh pada Minggu 20 September 2009. Namun pemerintah belum mengeluarkan keputusan.

Perbedaan terkait penentuan 1 Syawal kerap terjadi, terutama pada dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama.

"Bagi Muhammadiyah, perhitungan adalah sumber informasi, melihat hilal sebagai konfirmasi. NU sebaliknya, melihat hilal adalah informasi, perhitungan adalah konfirmasi," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Departemen Agama, Nazaruddin Umar dalam wawancara di tvOne, Selasa 15 September 2009.

Paling bijaksana, tambah Nazaruddin,  jangan menyalahkan metodologi siapapun.  Pemerintah justru berusaha mendekatkan dua metodologi tersebut.

Kepada masyarat, Nazaruddin meminta tak membuat perbedaan pelaksanaan Idul Fitri sebagai konflik. "Mari kita menciptakan visi yang sama. Boleh berbeda tapi jangan menciptakan konflik, terimalah apapun yang terjadi," tambah dia.

Meski demikian, dia mengimbau masyarakat untuk mengikuti keputusan pemerintah. "Kalau bisa, ikutlah pemerintah. Insyaallah makin aman," tambah dia.

Dijelaskan Nazaruddin, ketetapan pemerintah mempertimbangkan semua masukan dan pendapat. "Sah secara hukum Islam dan hukum negara," tambah dia.

Kenapa perhitungan tak bisa disamakan seperti masa Orde Baru, misalnya. "Dulu taat dan takut pada pemerintah, dua-duanya," kata Nazaruddin.

Sebelumnya, Menteri Agama, Maftuh Basyuni mengatakan 1 Syawal 1430 H jatuh pada Minggu 20 September 2009.

Menurut Maftuh, hari itu diperkirakan berdasarkan perhitungan yang memprediksi bahwa tanggal 19 September, hilal berada di atas ufuk.

Jika pemerintah menentukan 1 Syawal jatuh pada 20 September, itu sama dengan perhitungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

• VIVAnews
Rating
Komentar
hudan
19/09/2009
sejauh mana kita dapat memandang sejauh itu pula kita dapat melihat sesuatu, sejauh mana pengetahuan kita sejauh itu pula kita mampu mengambil kebijakan dan keputusan dari masalah tertentu, maka jika kita sudah cukup untuk hal ini, sebijaknya kita mencari
Balas   • Laporkan
dika
19/09/2009
mendingan jualan mete keliling aja! sembari menunggu keputusan.hehe...
Balas   • Laporkan
Subhan N.
19/09/2009
Kebetulan saya pengikut aliran NU, namun saya pikir nantinya jk ada perbedaan pendapat itu sah2 saja krn itulah ikhtiar kita. Yang penting kita saling menghargai dan tidak merasa paling benar, karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik-Nya. Kapanpun
Balas   • Laporkan
adie
19/09/2009
Lebih aman ikutilah rosulullah niscaya kamu mendapat rahmat. rukhyat hilal
Balas   • Laporkan
hudi
17/09/2009
Saya setuju komentar mas indra biar kita semua sesama muslim tetap rukun tidak terpecah belah oleh keyakinan masing masing.
Balas   • Laporkan
zein ahmad
16/09/2009
mudah mudahan ga ada perbedaan, biar lebih khidmat lebarannya
Balas   • Laporkan
asyhar
16/09/2009
aku ikut pamerintah aja soal 1 syawal 1430 H.......... He... he... he...
Balas   • Laporkan
Isparmo
16/09/2009
Memang sepertinya 1 Saywal 1430 H akan jatuh pada Ahad, 20 September 2009. Hal ini bisa di simulasikan menggunakan freeware STELLARIUM. Tutorial penggunakan STELLARIUM untuk menentukan 1 Syawal bisa di baca di : http://isparmo.web.id/2009/09/15/menent
Balas   • Laporkan
dibyo
16/09/2009
Semoga Allah memberikan petunjuk kepada Kita semua agar menyatukan umat Islam
Balas   • Laporkan
ilo ismail
15/09/2009
bukan berarti kita berbeda..........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ