VIVAnews - Momentum lebaran setiap tahunnya menyumbang pendapatan dan laba bersih yang tidak sedikit bagi PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
Selama 25 hari masa puncak lebaran, perseroan meraup hingga separuh laba tahunan.
Direktur Komunikasi Perusahaan Matahari Putra Prima Danny Konjongian menjelaskan, penjualan Matahari hingga akhir tahun ini diperkirakan tumbuh menjadi Rp 13,8 triliun atau naik 15 persen dibanding 2008 sebesar Rp 12 triliun.
Penjualan tahun ini banyak ditunjang permintaan lebaran. "Selama masa puncak lebaran, penjualan naik hingga 1,5 kali dari bulan biasa," kata dia di Jakarta, Kamis malam, 3 September 2009.
Selama masa puncak lebaran yang dimulai 20 hari sebelum hari H dan lima hari setelah hari H, penjualan di department store Matahari menyumbang 20 persen penjualan selama satu tahun.
Penjualan pada semua unit pada masa puncak lebaran akan menyumbangkan laba hingga 50 persen.
"Semua orang membutuhkan pangan maupun sandang," kata dia memberi alasan.
Mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen pada masa puncak tersebut, Matahari telah meningkatkan stok jauh-jauh hari sebelumnya. Pemesanan barang sudah dilakukan sejak April.
arinto.wibowo@vivanews.com