Nasional

2010, Belanja Modal Matahari Rp 1 Triliun

Belanja modal digunakan untuk membuka toko baru, renovasi, dan pengembangan informasi.

Jum'at, 4 September 2009, 10:00 WIB
Arinto Tri Wibowo, Anda Nurlaila
Ilustrasi Tandatangan Kontrak (madison.k12.ct.us)

VIVAnews - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) 2010 sebesar Rp 1 triliun. Capex tersebut naik 66 persen dibanding 2009 sebesar Rp 600 miliar.

"Belanja modal tahun depan digunakan untuk membuka toko baru, renovasi toko, dan pengembangan informasi," kata Direktur Komunikasi Perusahaan Matahari Putra Prima Danny Konjongian di Jakarta, Kamis malam, 3 September 2009. 

Menurut Danny,  tahun depan perseroan akan membangun 9-10 department store dan 11-12 hypermart.

Satu department store membutuhkan biaya Rp 2,5 juta per meter persegi. Dengan rata-rata luas area per satu department store 8.000 meter persegi, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 20 miliar.

Sedangkan hypermart memerlukan biaya Rp 4 juta per meter persegi dengan luas area hingga tujuh juta meter persegi.

"Hypermart lebih mahal karena tempat yang dibutuhkan lebih besar," ujarnya.

Dia menjelaskan, sumber pendanaan capex akan diperoleh dari penerbitan obligasi dolar AS dan rupiah. Sisanya dari kas internal Matahari. "Tahun ini kami tidak akan menerbitkan obligasi sebab kondisi ekonomi belum pulih," ujarnya.

Tahun ini, Matahari menargetkan pembangunan lima department store. Dua di antaranya sudah ada dan direncanakan menyusul tiga lainnya yang akan dibangun.

Sementara itu, dari target enam hypermart, tiga sudah dibuka di Lampung, Samarinda, dan Pejaten Village. Selanjutnya, Matahari mengincar pembangunan departement store di Palu, Kalimantan, dan Aceh.

Danny menyebutkan, hingga akhir tahun ini, Matahari akan memiliki 90 department store dan 53 hypermart.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ