Nasional
Kasus Bom Marriott dan Ritz Carlton

Pakai Baju Kotak-kotak,Ibrohim Dikira Noordin

Polri tak pernah nyatakan pria di Temanggung adalah Noordin. Hanya menduga.

Kamis, 3 September 2009, 11:39 WIB
Elin Yunita Kristanti, Desy Afrianti
Noordin M Top (Polri)

VIVAnews - Detasemen Khusus 88 menggrebek sebuah rumah di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Alih-alih menangkap sang buron wahid, Noordin M Top, polisi menembak mati Ibrohim, florist Hotel Ritz Carlton, juga anggota jaringan teroris.

Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri menjelaskan soal situasi penggrebekan di Temanggung. Kata dia, Polri mendapat informasi dari tersangka Amir Abdillah bahwa Noordin berangkat dari Jakarta bersama Saefudin Zuhri, Syahrir, dan Ibrohim ke Jawa Tengah.

"Tim berangkat melakukan penyelidikan. Selanjutnya ada info, kelompok tersebut bersembunyi di sebuah rumah di Temanggung," kata Kapolri dalam penjelasannya kepada Komisi Hukum Dewan, Kamis 3 September 2009.

Dua orang, yakni Aris Susanto dan Indra, keduanya menyatakan ada tiga tersangka lain keluar. "Tinggal satu orang yang bernama Romi," tambah Bambang Hendarso.

Kapolri membantah Polri pernah menyatakan orang yang dikatakan sebagai Romi itu adalah Noordin. "Ada kemungkinan itu Noordin karena pakaiannya kotak-kotak, mirip pakaian yang pernah dipakai Noordin," tambah dia. 

Polisi, lanjut Kapolri, saat itu berkeyakinan dia adalah satu dari empat nama yang disebutkan Amir Abdillah. "Tersangka dikepung dan diminta menyerahkan diri hidup-hidup," tambah dia.

Polisi, lanjut Bambang Hendarso melakukan upaya paksa karena tersangka menolak menyerahkan diri. "Kondisi berbahaya karena tersangka karena tersangka siap mati syahid," tambah dia.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ