VIVAnews - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk mengantisipasi daerah-daerah yang dianggap rawan longsor dan gempa bumi.
Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan, anggaran diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan sudah memikirkan metode baru untuk penanganganan gempa.
"Kami menerapkan metode baru untuk mengantisipasi daerah-daerah yang dianggap rawan gempa, seperti menghilankan bangunan-bangunan tua dan mengganti dengan yang tahan gempa, sehingga tidak menyebabkan kerugian," kata Ahmad Heryawan saat melakukan peninjauan di Tasikmalaya, Kamis 3 September 2009.
Gubernur bersama Menteri Sosial Republik Indonesia Bachtiar Chamsyah, Menteri Perhubungan Jusman Syafi'i Djamal, melakukan peninjauan ke lokasi gempa di Tasikmalaya.
Bersama Mensos dan Menhub, Gubernur mendatangi tenda-tenda pengungsi korban gempa. Setelah itu dilanjutkan dengan melihat-lihat rumah warga yang ambruk akibat gempa.
Laporan: BAR | Bandung
• VIVAnews