Nasional
Gempa di Tasikmalaya

Mensos: Utamakan Korban,Bukan Perbaikan Rumah

Untuk tekhnis perbaikan rumah diserhakan kepada Gubernur Jawa Barat yang memiliki otoritas

Kamis, 3 September 2009, 11:11 WIB
Amril Amarullah
Mensos, Bachtiar Chamsyah (ANTARA/Ujang Zaelani)

VIVAnews - Menteri Sosial Republik Indonesia Bachtiar Chamsyah, Menteri Perhubungan Jusman Syafi'i Djamal, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tiba di lokasi gempa Tasikmalaya, pagi ini, Kamis, 3 September 2009.

Mensos bersama Menhub mendatangi tenda-tenda pengungsi korban gempa. Setelah itu dilanjutkan dengan melihat-lihat rumah warga yang ambruk akibat gempa.

Kepada wartawan, Mensos Bachtiar Chamsyah mengatakan, penanganan terpenting yang harus di dahulukan adalah masalah keselamatan warga, sebelum mengerjakan yang lainnya.

"Kami minta untuk memprioritaskan warga, jadi yang sakit, yang luka-luka di prioritaskan sebelum memikirkan perbaikan rumah, diharapkan dalam seminggu pendataan rumah sudah selesai," kata Mensos Bachtiar Chamsyah.

Sementara untuk tekhnisnya diserhakan kepada Gubernur Jawa Barat yang memiliki otoritas, dari pemerintah pusat hanya memberikan logistik selama 3 bulan, selebihnya di tanggung pemda setempat.

Data yang diperoleh VIVAnews dari kantor humas bupati Tasikmalaya, jumlah korban tewas 1 orang, luka berat 10 orang, ringan 35 orang.

Gempa bumi itu sendiri terjadi Rabu 2 September 2009 berlokasi di 142 km  barat daya Tasikmalaya. Informasi dari BMKG, gempa ini terjadi di kedalaman 30 km dari permukaan laut dan berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pukul 14.55 WIB dan berpusat 8,24 LS-107.32 BT. Gempa ini sangat keras terasa di Jakarta, sehingga membuat karyawan di gedung-gedung tinggi Jakarta berhamburan keluar gedung.

Laporan: BAR | Bandung

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ