Nasional

Puluhan Warga Garut Bermalam di Pengungsian

Mereka bertahan di sejumlah tenda yang didirikan di sebuah tanah lapang dan tepi jalan.

Kamis, 3 September 2009, 07:42 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Suasana Gempa di Tasikmalaya (ANTARA/ Aris Prasetya)

VIVAnews - Puluhan warga Kecamatan Cisompet dan Cikelet, Garut, Jawa Barat bermalam di pengungsian tanpa penerangan. Mereka khawatir terjadi gempa susulan yang dapat memicu tsunami.

Mereka bertahan sejak kemarin siang usai gempa utama terjadi hingga selepas makan sahur pagi tadi, Kamis, 3 September 2009.

Ketakutan warga bukan tanpa alasan. Kecamatan Cikelet berlokasi hanya beberapa meter dari bibir Pantai Santolo. Sedangkan Kecamatan Cisompet berada kurang dari 10 kilometer dari bibir pantai.

Mereka bertahan di sejumlah tenda yang didirikan di sebuah tanah lapang dan tepi jalan di daerah dataran tinggi di Desa Cinta Negara, Garut. Namun, selepas subuh, mereka mulai meninggalkan pengungsian dan kembali mengecek kondisi rumah mereka yang sebagian rusak digoyang gempa.

Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter terjadi pada pukul 14.55 di 82,424 Lintang Selatan dan 107,32 Bujur Timur dengan kedalaman 30 kilometer. Gempa utama berpotensi menimbulkan tsunami, namun tak terjadi. Sedangkan korban tewas akibat gempa mencapai 44 jiwa.

Laporan: ULI| Garut



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ