Nasional
Gempa Tasikmalaya

Warga Bogor Ikutan Panik

Di Hotel Pangrango 2, Jalan Pajajaran salah satunya. Seluruh penghuni, berhamburan keluar.

Rabu, 2 September 2009, 23:05 WIB
Antique
Suasana Gempa di Tasikmalaya (ANTARA/ Aris Prasetya)

VIVAnews - Warga Bogor yang berada di dalam rumah, tempat bekerja, pusat pemberlanjaan, dan hotel berhamburan keluar menyelamatkan diri dari gempa yang menguncang Tasikmalaya cukup keras yang terjadi sekitar pukul 14.55 wib dan berlangsung sekitar tiga menit.

Akibatnya, kepanikan terjadi dimana-mana. Seperti yang terpantau di pusat perbelanjaan, perkantoran, dan hotel di sekitar Jalan Pajajaran dan Malabar. Di Hotel Pangrango 2, Jalan Pajajaran juga salah satunya. Seluruh penghuni, baik karyawan maupun tamu langsung berhamburan keluar dan menyelamatkan diri.

Begitu pula dengan warga dan orang-orang yang tengah beraktivitas di sekitar Jalan Malabar, berlarian tunggang langgang tanpa memperhatikan barang-barang pribadinya ke tepi jalan.

Bukan hanya membuat panik, guncangan gempa yang ikut melanda Bogor juga membuat sejumlah gedung mengalami kerusakan, terutama di bagian atap. Seperti yang terjadi pada bangunan gedung Ekalokasari Plaza (Elos) yang bagian atapnya pada berjatuhan akibat guncangan keras gempa tersebut.

Menurut Sridadi Budiharjo, Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Darmaga, Bogor, pusat gempa terjadi di 142 km Barat Daya Tasik. Tepatnya, di 8,24 kilometer Selatan atau 107, 32 Bujur Timur. 

Dia menyebutkan, kekuatan gempa mencapai 7,3 skala richter. Dengan kedalaman 30 kilometer di bawah permukaan laut (dpl). Menurutnya, gempa ini berpotensi tsunami untuk wilayah di sebelah Selatan Jawa Barat.

"Gempa terjadi pukul 14.55 WIB. Gempa berlangsung sekitar tiga menit. Informasi dari pusat gempa ini berpotensi tsunami, tapi sampai sekarang (pukul 16:00 wib, red) belum ada laporan lebih lanjut.  Dan yang perlu diwaspadai adalah pantai bagian selatan Jawa Barat," kata Sridadi.

Sridadi menyebutkan tsunami arahnya vertikal, sehingga ada dorongan ke permukaan. "Kemungkinan gempa susulan masih akan ada. Hanya saja biasanya intensitasnya atau kekuatannya sudah menurun," tuturnya.


antique.putra@vivanews.com
Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor

• VIVAnews
Rating
Komentar
heri hidayat
03/09/2009
Jika memamng gempa susulan akan terjadi, hendaknya pemerintyah menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada karena zona gempa sangat luas....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ