Nasional
Gempa Tasikmalaya

Bupati: 1500 Rumah Rusak Berat, 450 Mengungsi

Warga membutuhkan tempat tinggal dan obat-obatan.

Rabu, 2 September 2009, 22:36 WIB
Ismoko Widjaya
Suasana Gempa di Tasikmalaya (ANTARA/ Aris Prasetya)

VIVAnews - Gempa 7,3 SR yang terjadi pukul 14.55 WIB di Tasikmalaya, Jawa Barat, dilaporkan menewaskan 25 orang. Hingga kini warga masih mengungsi karena rumah tempat tinggal mereka sebagian besar rata dengan tanah.

"Sekarang saya berada di Desa Jayapura. Di sekeliling saya ada 450 orang diungsikan di tenda darurat dan sementara sekitar 1.500 rumah dalam kondisi rusak berat," kata Bupati Tasikmalaya, Tatang Farhanul Hakim, dalam perbincangan dengan TvOne, Rabu, 2 September 2009.

Daerah dengan kondisi terparah berada di Cigalontang, Tasikmalaya. Di daerah itu sekitar 900 rumah rusak berat bahkan bisa dikatakan hampir rata dengan tanah. Menurut Tatang, di Tasikmalaya dilaporkan enam orang tewas dan 25 lainnya luka-luka.

"Untuk saat ini yang dibutuhkan adalah tempat tinggal. Bantuan yang diperlukan adalah tenda dan obat-obatan. Karena itu untuk antisipasi hujan," ujar dia.

Tatang melanjutkan, bahkan untuk di Cigalontang ditemukan ada Puskesmas yang hancur rata dengan tanah. "Ada sekitar delapan pasien yang sedang dirawat," kata Tatang.

Gempa bumi yang juga terasa di Jakarta itu ternyata berpusat di 142 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat. Gempa ini terjadi di kedalaman 30 km dari permukaan laut dan berpotensi tsunami.

Meski akhirnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencabut peringatan dini tsunami itu. Gempa tercatat terjadi sekitar pukul 14.55 WIB, Rabu, 2 September 2009 dan berpusat pada 8,24 LS.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ