Nasional
Gempa Tasikmalaya

50 Orang Hilang di Cianjur

Jumlah itu belum termasuk 50 orang yang hilang.

Rabu, 2 September 2009, 21:43 WIB
Ismoko Widjaya
Suasana Gempa di Sukabumi (ANTARA/ Syaiful Hakim)

VIVAnews - Korban tewas akibat gempa 7,3 SR di Tasikmalaya pada pukul 14.55 WIB tercatat sebanyak 25 orang. Korban paling banyak terjadi karena tertimbun longsor di Cianjur. Jumlah itu belum termasuk 50 orang yang hilang.

"Ada 12 orang meninggal di lokasi Cianjur. Masih ada pencarian sekitar 50 orang lagi. Jadi sekitar 62 orang tertimbun longsor," kata Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Priyadi kardono, dalam perbincangan dengan di TvOne, Rabu, 2 September 2009.

Longsor yang terjadi itu berada di desa Babakan Caringin, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Sebagian besar korban tewas berasal dari pemukiman penduduk ini.

"Tasikmalaya memang dilaporkan mengalami kerusakan paling parah, tapi untuk korban paling banyak dari Cianjur," ujar dia lagi.

Gempa bumi yang juga terasa di Jakarta itu ternyata berpusat di 142 km  barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat. Gempa ini terjadi di kedalaman 30 km dari permukaan laut dan berpotensi tsunami.

Meski akhirnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencabut peringatan dini tsunami itu. Gempa tercatat terjadi sekitar pukul 14.55 WIB, Rabu, 2 September 2009 dan berpusat pada 8,24 LS.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ