VIVAnews - Belum usai ribut-ribut soal penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel dan dugaan lagu kebangsaan Malaysia 'Negaraku' menjiplak lagu 'Terang Bulan', masalah baru kembali muncul.
Media massa lokal Riau beberapa hari ini memuat berita tentang sebuah laman pariwisata yang mengklaim Pulau Jemur sebagai lokasi tujuan wisata negeri jiran.
Dalam laman Travel Journal dan laman Osvaja.net Pulau Jemur dinyatakan sebagai destinasi wisata Negara Bagian Selanggor, Malaysia. Dalam laman tersebut dijelaskan lokasi Pulau Jemur adalah 2° 52' 10 LU dan 100° 34' 0 BT.
Begitu pula dengan laman World-geographics.com, di sama Pulau Jemur juga disebut sebagai bagian wilayah Malaysia.
Penelusuran VIVAnews, Pulau Jemur adalah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka, dekat dengan perbatasan Malaysia. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Letaknya sekitar 72,4 km dari Bagan Siapi-api dan 64,3 km dari Pelabuhan Klang di Malaysia.
Pulau Jemur adalah satu di antara sembilan pulau lain yang ada di Gugusan Pulau Arwah. Pulau lainnya diantaranya, Tokong Emas, Tokong Simbang, dan Labuhan Bilik.
Pulau Jemur memiliki pemandangan laut yang cantik yang kaya dengan berbagai ragam ikan, satwa laut, dan terumbu karang, Darang yang cocok untuk kegiatan memancing dan menyelam. Di pulau tersebut juga terdapat penyu hijau.
Selain punya potensi wisata, pulau tersebut juga punya latar belakang sejarah. Selama Perang Dunia II, Jepang membangun pertahanan di pulau tersebut. Pulau ini tak berpenduduk, namun ada pos TNI Angkatan Laut yang di pulau tersebut.
Indonesia pernah berduka karena kehilangan Pulau Sipadan dan Ligitan, dua pulau yang dikelola Malaysia sebagai tujuan wisatanya.
setuju...! pemerintah jangan melongo aza, tunjukkan harga diri sebagai bangsa yang besar jangan sampai dipecundangi oleh negara lain. mana nyalimu...! boikot..boikot...
Malaysia rupanya bukan tetangga yg baik. Ini tanggung jawab siapa dan instansi mana ya ? Tentunya bukan semua dibebankan SBY melulu, walaupun tanggung jawab tertingginya tidak bisa lain dp SBY. Mestinya Lurah / Camat / Bupati / Gubernur / Mendagri harusny
pemerintah Indonesia harus segera bertindak lebih tegas lagi agar harga diri kita tidak di injak2 oleh negara cecunguk itu,,yang tau tau diri dan malu,,,negara yang memfatwakan menghalalkan segala cara untu menjatuhkan negara Indonesia dimata internasiona
Kenapa ya, pemerintah kita tidak memberi tindakan tegas dan keras demi menjaga kedaulatan Indonesia atas Malaysia?
Beberapa kejadian sudah sangat jelas melewati batas-batas yang dapat ditolerir. Pencurian Budaya, Penganiayaan TKI, TKW, WNI, Ambalat, Natu