VIVAnews - Korban tewas tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sari Mulia di Kalimantan Selatan terus bertambah. Sebelumnya, enam orang dipastikan tewas. Kini petugas penyelamat menemukan 11 jasad korban tewas akibat kapal yang diduga kelebihan muatan itu.
Seperti diberitakan TvOne, Sabtu, 29 Agustus 2009, tim evakuasi menemukan 11 jasad korban tewas kapal yang tenggelam pada Jumat, 28 Agustus 2009, sekitar pukul 20.00 Wita itu.
Pencarian para korban untuk sementara dihentikan, karena petugas terkendala cuaca buruk terutama kabut tebal. Evakuasi dan penyelamatan korban akan dilanjutkan, Minggu, 30 Agustus 2009.
Seperti diketahui, kapal yang mengangkut ratusan penumpang tenggelam di Perairan Kalimantan Selatan. Kapal berangkat dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan menuju Banjarmasin.
Kapal tenggelam di Batalas, Kabupaten Tapin. Saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan untuk mencari korban hilang. Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan enam orang meninggal.
"Enam orang meninggal dunia, 22 masih dalam pencarian," kata Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Priyadi Kardono, dalam keterangan kepada VIVAnews, Sabtu, 29 Agustus 2009.
Menurut Priyadi, informasi yang sudah masuk ke Posko BNPB, sekitar 100 orang selamat dalam kecelakaan kapal itu. Kendati demikian, data penumpang yang diterima BNPB belum valid dan tidak jelas. "Antara 100-140 orang," ujar dia.
ismoko.widjaya@vivanews.com