VIVAnews - Abu Jibril membantah anaknya, Mohammad Jibril, terlibat dalam aksi terorisme di Indonesia. Meski demikian, Abu mengakui pernah tinggal di Malaysia selama 20 tahun.
"Kami pernah tinggal di Malaysia selama 20 tahun," kata Abu Jibril di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta, Selasa 25 Agustus 2009. Namun Abu Jibril tidak menjelaskan keberadaannya di Malaysia itu.
Polisi menetapkan Mohammad Jibril sebagai buronan terorisme. Dia diduga terlibat dalam aksi pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.
Abu Jibril datang di Mabes Polri sekitar pukul 16.50. Abu Jibril yang mengenakan gamis putih dan memakai sorban putih datang bersama dengan salah satu putranya dan tiga pengacaranya.
Sebelumnya, media arrahmah.com melansir bahwa Mohammad Jibril hari ini sudah dibawa polisi. Mohammad Jibril sendiri diketahui sebagai salah satu pendiri arrahmah.com.
Mohammad Jibril memiliki dua data tempat tanggal lahir. Pertama, di Banjarmasin, 3 Desember 1979 dan yang kedua di Lombok Timur, 28 mei 1989. Menurut Nanan, data tanggal lahir itu diperoleh dari keterangan pada passpor dan kependudukan.