Nasional

"Anak Saya Diculik 500 Meter dari Rumahnya"

"Anak saya ditekan dengan dengkul, diborgol, kemudian dimasukkan ke Honda CRV."

Selasa, 25 Agustus 2009, 18:33 WIB
Arry Anggadha, Desy Afrianti
Mohammad Jibril (kiri) dan Muhammad Jibriel Abdul Rahman (kanan) (Antara/ Andika Wahyu)

VIVAnews - Abu Jibril mengaku memanggil pulang anaknya Mohammad Jibril setelah ada penetapan DPO oleh polisi. Namun belum sampai rumah, Mohammad Jibril sudah diculik oleh orang berbadan tegap 500 meter dari rumahnya.

Abu Jibril menceritakan sekitar jam 2 siang, dia menonton televisi tentang pengumuman buronan teroris. "Saya lihat anak saya masuk DPO dan langsung saya panggil anak saya untuk pulang," kata Abu Jibril di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta, Selasa 25 Agustus 2009.

Menurut Abu Jibril, anaknya pulang dengan naik motor dari tempat kerjanya. "Di tengah jalan dia cerita merasa dikejar orang, kemudian dia naik taksi," jelasnya. Sekitar 500 meter dari rumah, lanjut Abu Jibril, ada tiga orang berpakaian biasa menculik Mohammad Jibril.

"Begitu diculik, anak saya ditekan dengan dengkul, diborgol, kemudian dimasukkan ke Honda CRV silver bernomor ppolisi B 8190 CX," jelasnya. "Begitu diculik, langsung dikejar adiknya sampai Pondok Cabe dan di situ kehilangan jejak."

Polisi menetapkan Mohammad Jibril sebagai buronan terorisme. Dia diduga terlibat dalam aksi pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

Abu Jibril datang di Mabes Polri sekitar pukul 16.50. Abu Jibril yang mengenakan gamis putih dan memakai sorban putih datang bersama dengan salah satu putranya dan tiga pengacaranya.

Sebelumnya, media arrahmah.com melansir bahwa Mohammad Jibril hari ini sudah dibawa polisi. Mohammad Jibril sendiri diketahui sebagai salah satu pendiri arrahmah.com.

Mohammad Jibril memiliki dua data tempat tanggal lahir. Pertama, di Banjarmasin, 3 Desember 1979 dan yang kedua di Lombok Timur, 28 mei 1989. Menurut Nanan, data tanggal lahir itu diperoleh dari keterangan pada passpor dan kependudukan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
antiteroris
26/08/2009
ga anak, ga bpk, sama aja...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ