Nasional
Klaim Tari Pendet

Rumah Produksi Malaysia Minta Maaf

Permintaan maaf dari rumah produksi film itu tidak etis.

Selasa, 25 Agustus 2009, 16:28 WIB
Siswanto, Muhammad Hasits
Tari Pendet, Bali (bali-trafel-live.com)

VIVAnews - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, sudah  menerima permintaan maaf dari rumah produksi Malaysia bernama KRU Studios Production atas ditampilkannya Tari Pendet dalam program film mereka.

“KRU  secara tertulis sudah minta maaf. Juga minta maaf kepada saya. Tapi, saya bilang, nantilah,” kata Jero Wacik di Kantor Presiden Jakarta, Selasa 25 Agustus 2009.

Jero Wacik juga menilai permintaan maaf dari rumah produksi film itu tidak etis karena hanya disampaikan melalui surat elektronik kepada pemerintah Indonesia. “Kok pakai email. Minta maafkan ada etikanya juga,” katanya.

Sekarang ini, Jero Wacik mengharapkan permintaan maaf dari pemerintah Malaysia atas klaim Tari Pendet itu. “Saya mau dengar dari pemerintahnya dulu,” katanya.

Soal tudingan klaim bahwa Tari Pendet dipakai dalam iklan promosi wisata mereka telah dibantah Malaysia.

Menurut Malaysia, Tari Pendet, memang tampil di Malaysia, tetapi dalam iklan promosi program Discovery Channel berjudul Enigmatic Malaysia.

Enigmatic Malaysia merupakan judul dari enam film dokumenter yang diproduksi KRU Studios Production untuk memperingati kemerdekaan Malaysia.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dajjal
30/08/2009
INI PEMERINTAHAN BISA TEGAS GAG SEH. MalingSHIT itu uda berkali-kali seperti itu. KATA MAAF itu sudah basi. Langsung lakukan tindakan tegas berupa PEMUTUSAN DIPLOMASI. Karena orang MalingSHIT menganggap para TKI yang d sana merebut sebagian besar pekerjaa
Balas   • Laporkan
echo okada
27/08/2009
Jgn sampai bangsa n negara ini jatuh ke tangan negara lain, walau sekecil apapun. KU TITIPKAN BANGSA INI KEPADA MU, itu kata eyang SUKARNO. bangkit pemuda pemudi INDONEIA
Balas   • Laporkan
firman
26/08/2009
Yang paling penting bukannya permintaan maaf dari PH nya. Tapi Klien dari PH tsb yang harus minta maaf, yaitu Pemerintah Malaysia. Bahkan, menurut hemat saya sepertinya Discovery Channel dapat dituntut permintaan maafnya juga dalam hal ini, masak sbg bro
Balas   • Laporkan
Adiputra
25/08/2009
Kalau Malaysia minta maaf kita maafkan, tetapi kita harus tetap tegas dan bila perlu menempuh jalur hukum, agar besok-besok mereka tidak seperti itu. kita harus berikan pelajaran yang berarti untuk Malaysia.
Balas   • Laporkan
arka
25/08/2009
Enak yah kalau kita melakukan kesalahan dapat beres dengan meminta maaf..ujung-ujungnya kejadian lagi...(ini sudah diperhitungkan karena dipikirnya kita bodoh dan tidak tahu...padahal dari iklan itu sdh menghasilkan berapa pemasukan devisa turis yang data
Balas   • Laporkan
JANGKUNG
25/08/2009
UDAHLAH PAK MENTERI, KITA PERANG AJA, MALU KITA JADI WARGA NEGARA, SELALU DIEJEK OLEH MALINGSIAL ITU, MAU SAMPAI KAPAN KITA DIEJEK-EJEK BEGITU?? KENAPA SIH , TAKUT????
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ