Nasional
Malaysia Klaim Tari Pendet

Malaysia: Tak Ada Klaim, Itu Produksi Swasta

Kuasa Usaha Kedubes Malaysia hari ini mendatangi Menteri Jero Wacik. Membahas tari Pendet.

Senin, 24 Agustus 2009, 14:19 WIB
Elin Yunita Kristanti, Bayu Galih
Tari Pendet, Bali (bali-trafel-live.com)

VIVAnews - Polemik tari khas Bali, Pendet, yang diklaim Malaysia memaksa Kuasa Usaha Sementara Kedutaan Besar Malaysia, Amran Mohamed Zain menemui Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik.

Kepada wartawan, Amran mengatakan kedatangannya untuk mendapat keterangan tentang tari Pendet yang ramai diberitakan media di Indonesia.

"Ada kekeliruan atau kesalahpahaman. Kita cari jalan penyelesaian bersama untuk menyelesaikan salah paham itu," kata Amran di Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin 24 Agustus 2009.

Amran datang didampingi Direktur Tourism Malaysia, Mohammad Norhisyam dan Konsuler, Mohammad Yusuf.

Kata Amran, jangan sampai hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai negara jiran rusak karena masalah ini. Dijelaskan dia, "tak ada klaim yang dibuat pemerintah Malaysia atas tarian tersebut, itu hasil produksi swasta," kata dia.

Pemerintah Malaysia, tambah dia, tak akan tinggal diam. "Kita akan melakukan penyelidikan untuk dapatkan maklumat sebenarnya," tambah dia.

Ditanya soal apakah pemerintah Malaysia membiayai penanyangan iklan tersebut, Amran tak menjawab. "Saya tidak dalam posisi ini untuk mejelaskan, butuh klarifikasi, penyelesaian terbaik agar tidak menyebabkan masalah. Kami sedang melakukan investigasi," tambah dia.

Dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' yang disiarkan di Discovery Channel, Malaysia mengklaim tari Pendet sebagai bagian dari kebudayaannya.

Iklan tersebut diprotes keras masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengirim surat protes keras ke Menteri Kebudayaan Malaysia siang ini. Indonesia bahkan siap mengajukan tuntutan jika negeri jiran itu bergeming.















• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
nirwana
26/08/2009
agar kebudayaan bangsa kita tdk di klaim bangsa lain,pemerintah harus lebih tegas dan mengesahkan semua hasil kebudayaan kita agar tdk mdah di klaim bangsa lain.
Balas   • Laporkan
farah
25/08/2009
menurut saya kita blokir saja semua produk malaysia, semua makanan, elektronik dan barang,made in malaysia tidak boleh masuk ke indonesa. tarik semua kedutaan, diplomat di malaysia.sudah terlalu baik indonesia terhadap negara tetangga.
Balas   • Laporkan
andika
24/08/2009
klo memeng benar itu tari pendet, pemerintah harus bertindk tegas, karena itu merupakan kebudayaan yg sudah susah payah diciptakan oleh nenek moyang kita dan sudah menjadi kebanggaan masyarakat indonesia umumnya dan masy bali khususnya.
Balas   • Laporkan
Arianto
24/08/2009
Mana ada maling yang ngaku? Apa sih untungnya dengan yang disebut hubungan baik dengan Malaysia? Putuskan saja hubunga dengan Malaysia ...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ