VIVAnews - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan beberapa jenis produk makanan dalam negeri yang terkena cemaran. Produk yang tercemar antara lain kacang tanah, kopi, jagung dan beras.
Menurut Kepala BPOM Husniah R Thamrin Akib mengatakan beberapa cemaran yang ditemukan antara lain jenis mikotoksin (jamur), logam berat dan lain-lain. Cemaran ini kalau sampai terpapar ke manusia dalam jumlah banyak efeknya akan menganggu kesehatan.
Tak hanya itu akibat adanya cemaran, beberapa produk komoditi pertanian mutu produknya juga turun. "Beberapa juga mengalami penolakan sebagai produk ekspor," kata dia di Grand Hyatt, Senin 24 Agustus 2009.
Ia mencontohkan pada jagung misalnya, ada penemuan BPOM yang menyatakan kadar cemaran fungisidinya mencapai 2000 ppb atau melebihi ambang batas.
Dalam temuan BPOM, cemaran bisa muncul mulai dari masa pra panen sampai panen. "Bisa juga itu karena mulai dari bibit," katanya.
Sayang Husniah tidak merinci asal produk-produk yang diteliti tersebut. "Temuan kami di antaranya ada yang mengandung aflatoksin, itu karsinogenik, kopi ada yang mengandung ocratokisn itu juga karsinogenik, rinciannya saya tidak ingat," katanya.