VIVAnews - Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar menginstruksikan kepada semua unit satuan kepolisian dalam wilayah hukumnya, yakni Makasar, Gowa, dan Maros untuk menyiagakan minimal dua personel kepolisian disetiap masjid.
Ini dilakukan dalam upaya pengamanan Ramadhan 1430 Hijriyah yang akan dimulai malam ini. Pengamanan yang tidak biasa dilakukan itu, untuk menghindari ancaman aksi terorisme dan kekerasan lain.
Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Polisi Burhanuddin Andi mengatakan, pengamanan tersebut dilakukan agar menjamin masyarakat dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan.
"Jika ada ketenangan, dalam menjalankan ibadah akan lebih konsentrasi," kata Burhanuddin kepada wartawan yang ditemui di Masjid Raya Makassar, Jumat malam, 21 Agustus 2009.
Selain pengamanan terbuka, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh kerukunan beragama.
Dengan kerja sama ini, pelaksanaan tarawih akan diamankan sekitar 4 - 5 orang. "Itu adalah dari kepolisian dan masyarakat yang ditunjuk langsung di wilayahnya masing-masing," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVAnews, di wilayah Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa mencapai 1.000 masjid. Dengan demikian, pengamanan di seluruh masjid itu mencapai 5.000 orang. hadi.suprapto@vivanews.com
Laporan : Rahmat Zeena l Makassar