Nasional

Rumah Djahri Diusulkan Jadi Musium Teroris

Ini supaya generasi penerus tidak ikut terlibat kegiatan terorisme.

Sabtu, 22 Agustus 2009, 01:09 WIB
Hadi Suprapto
Penyerbuan Rumah Teroris di Temanggung oleh Densus 88 (AP Photo/Slamet Riyadi)

VIVAnews - Kondisi rumah Muh Djahri yang rusak berat akibat berondongan peluru Densus 88 di Kedu, Temanggung, diusulkan agar menjadi museum. 

Ini supaya generasi penerus tidak ikut terlibat kegiatan terorisme. Namun demikian, usulan itu masih menunggu keputusan keluarga Muh Djahri.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, usulan rencana memfungsikan kediaman Djahri menjadi musium merupakan usul pribadi. 

Mengenai rencana pembuatan musium, Din menyebutkan beberapa alasan. Pertama, ternyata ada yang namanya teroris, sehingga bagi generasi penerus jangan ikut-ikutan terlibat tindakan terorisme. 

Kedua, agar ingat dengan kesalahpahaman. Serta, ketiga, peristiwa seperti itu jangan sampai terjadi lagi. 

“Tetapi itu usul saya pribadi, kan Muhammadiyah demokratis, sehingga nanti terserah pak Djahri,” kata Din di Temanggung, Jumat, 21 Agusntus 2009.

Jika nantinya rumah tersebut berubah fungsi menjadi musium, Djahri dipastikan akan membuat rumah baru lagi. Apalagi, tanah miliknya masih luas. “Pak Djahri duitnya banyak, sehingga bisa membangun rumah baru lagi,” ujar Din dengan nada bercanda.

Muh Djahri ketika disinggung mengenai rencana rumahnya dijadikan musium, ia hanya menjawab terserah atasan (Din Syamsudin). Akan tetapi ketika didesak, Djahri mengaku belum bisa menjawabnya. 

Sebab, rencana itu belum dimusyawarhkan dengan keluarga. “Kalau saya pribadi terserah atasan,” kata Djahri. hadi.suprapto@vivanews.com

 

Laporan : Fajar Sodiq l Temanggung



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ronald
24/08/2009
Lebih bagusnya bukan Musium tapi kuburan teroris...sekaligus juga penangkaran buaya
Balas   • Laporkan
Dharma Kesuma
22/08/2009
Ada apa sih dibalik usulan ini , masa teroris harus dikenang, kalau anak-anak nantinya yang berkunjung kemusium tsb pasti ingin tau ada peristiwa apa ditempat tersebut dan siapa pelaku nya ,artinya nurdim m.top dan ibrohim akan selalu di kenang dan di se
Balas   • Laporkan
jokar
22/08/2009
setuju pak din, khususnya biar masy ingat bahwa ada kekurangcermatan polisi dlm penyerbuan ke rumah muhjahri
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ