Nasional

Kakek dan Cucu Tewas Digigit Anjing Rabies

Dalam 10 tahun terakhir korban tewas telah mencapai 135 orang. Lima kasus terjadi di 2008.

Senin, 10 November 2008, 16:12 WIB
Amril Amarullah
  (doc Corbis)

VIVAnews- Seorang kakek Nikolaus Nggong (60) bersama cucunya Waldi Yoram (10), warga Kampung Wea Desa Satar Nawang Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur akhirnya tewas setelah sebelumya digigit anjing rabies. Sebelum meninggal, keduanya sempat menjalani perawatan medis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur,  Fhilipus Mantur mengatakan, keduanya meninggal karena tidak mendapat suntikan vaksi anti rabies saat dirawat di puskesmas setempat.

"Cucunya meninggal di RSUD Riteng setelah gagal mendapat perawatan medis, karena virus sudah menyebar ke otak. Sementara kakeknya tewas di rumahnya," ujar Fhlipus, kepada VIVAnews, Senin, 10 November 2008.

Pekan lalu, Eston Lalu Djone (8), siswa SD Katolik Ende III, tewas digigit anjing yang diduga mengidap virus rabies. Esthon digigit anjing rabies beberapa pekan lalu, namun baru meningal dunia Selasa lalu. 

Dalam 10 tahun terakhir korban tewas telah mencapai  135 orang. Lima kasus terjadi dalam tahun ini.  Sementara jumlah kasus gigitan rabies telah mencapai 8.317 kasus. Korban tewas terbanyak berasal dari Kabupaten Ngada, yakni 60 orang, Flores Timur (28), Sikka (17), Manggarai dan Manggarai Barat (19), Manggarai Timur (2) Ende (9), dan Lembata 2 orang.

Laporan: Jemris Fointuna/Kupang



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ