Nasional

Di Situs Mabes Polri Noordin Lahir di Cianjur

Noordin M Top masuk dalam daftar pencarian orang.

Selasa, 11 Agustus 2009, 09:12 WIB
Ismoko Widjaya
Noordin M Top di situs Mabes Polri (Situs Mabes Polri)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Gembong teroris Noordin M Top yang berusia 40 tahun itu adalah pria kelahiran Johor, Malaysia. Dia menamatkan pendidikannya di Universitas Teknologi Malaysia pada 1991.

Tetapi, dalam situs resmi Polri, teroris yang diduga tewas itu ditulis sebagai pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat.  Situs itu beralamat di  www.Polri.go.id. Dalam situ itu disebutkan bahwa Noordin M Top masuk dalam daftar pencarian orang.

Ciri-ciri Noordin juga disebutkan di situs itu. Dia tercatat berusia 44 tahun dengan tinggi badan 168 centimeter. Dia memiliki  berat badan 67 kilogram.

Teroris yang diduga kuat tewas dalam pengepungan di Temanggung, Jawa Tengah, itu didata dengan tanggal lahir 4 April 1964. Noordin memiliki keahlian dua bahasa, yakni Arab dan Indonesia.

Kejahatan yang dilakukan Noordin adalah terorisme. Tetapi, dalam situs itu, Noordin disebut kelahiran Cianjur, Jawa Barat, dan berkewarganegaraan Indonesia.

Selama ini diketahui bahwa Noordin lahir di Johor, Malaysia. Dia menamatkan pendidikannya di Universitas Teknologi Malaysia pada 1991. Ada beberapa versi nama Noordin yang beredar di media massa yakni Noordin M Top, Noordin Muh Top alias Noordin Mat Top alias Noordin Moch Top.

Noordin tercatat sebagai warga Malayasia yang lahir di Kluang, Johor, pada 11 Agustus 1968. Dia mengenal dunia terorisme ini sejak 1995 di Pesantren Luqmanul Hakiem, Johor, Malaysia.

Noordin menyeberang ke Indonesia bersama tiga anaknya. Dia ke kampung isterinya di Desa Pendekar Bahar, Bangko, Rokan Hilir, Riau. Letak Rokan Hilir memang berbatasan langsung dengan Malaysia . Akses dari  Rohil ke Malaysia menggunakan jalur laut.

Apakah ada kekeliruan pencatatan dalam situs Polri.go.id itu memang harus dikonfirmasi ke Mabes Polri.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
david agro
06/05/2010
Kepolisian harus bekerja lebih teliti dan profesional lagi jangan hanya memalak pengendara motor dan mobil saja yg bisanya mencari2 kesalahan orang, diantara 10 arang oknum polisi masih ada 1 orang yg baik, tetapi mereka di musuhi di suruh ke pos aja,razi
Balas   • Laporkan
iman
12/08/2009
Sebagai orang cianjur saya terperangah baca berita ini, dan langsung klik ke www.polri.go.id... ko beda di situs POLRI lahirnya di Malaysia ko..... jangan ngarang ya....
Balas   • Laporkan
wim
11/08/2009
jangan bikin tambah ruwet donk pak polisi
Balas   • Laporkan
eddy
11/08/2009
kemaren gw jg baca data ini, dan merasa heran sekali. Tim IT Polri ngga teliti dan terlihat asl-asalan, kalau ada yg janggal ya jgn langsung dientri lah. bukankah Noordin lahir taun 1968 di kota kecil di malaysia. Berat badan untuk apa dicantumkan, to
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ