Nasional
Bom Bunuh Diri di Marriott dan Ritz Carlton

Polisi Klaim Sudah Ungkap Kasus Bom Jakarta

Kata Juru Bicara Polri, dua hari pasca pemboman, kasus bom di Jakarta sudah terungkap.

Jum'at, 7 Agustus 2009, 15:15 WIB
Elin Yunita Kristanti, Desy Afrianti
Ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton (Wenny Gusmarda (ANTV))

VIVAnews - Identitas pelaku pengeboman bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009 belum terungkap. Namun, polisi mengklaim telah mengungkap kasus pengeboman tersebut dua hari pasca pengeboman.

"Sejak hari kedua sudah terungkap. Sejak saya sampaikan data itu, sudah terungkap," kata Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna di Markas Besar Polri, Jumat 7 Agustus 2009.

Apa yang sudah diungkap itu? Nanan tak menjawab. " [Hasil] ungkapan ini yang sedang dikembangkan. Mudah-mudahan bisa dikembangkan," kata dia.

Bom yang terjadi di Marriott dan Ritz Carlton mengejutkan bangsa Indonesia. Sebab, sekitar empat tahun, tak ada teror bom yang terjadi di nusantara. Teror bom terakhir, Bom Bali II terjadi 1 Oktober 2005.

Kejadian bom terakhir menewaskan sembilan orang, dua diantaranya dua bomber bunuh diri. Tiga pebisnis asing, Nathan Verity, Craig Senger, dan Garth McEvoy ikut menjadi korban.

Sampai saat ini siapa sebenarnya pelaku pengeboman belum terungkap. Polisi telah menyebar sketsa wajah dua tersangka pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton.

Salah satunya digambarkan sebagai pria berusia 16-17 tahun, berkulit putih, rambut lurus hitam pendek, tinggi badan 180 centimeter, dan ukuran sepatu 42-43.

Sedangkan tersangka pengebom di Ritz Carlton diduga seorang laki-laki dengan ciri-ciri: umur kira-kira 40 tahun, kulit sawo matang, rambut lurus, pendek, dan hitam; serta tinggi badan 165 sentimeter.

Inilah Puisi Terakhir WS Rendra

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ