VIVAnews - Menteri Kehutanan MS Kaban menyatakan, terjadinya kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru, Riau dalam beberapa pekan terakhir, bukan disebabkan karena kebakaran hutan, tetapi ada sebab lain.
"Saya jamin di Indonesia tidak ada kebakaran hutan, yang terjadi saat ini adalah masyarakat yang membuka lahan perkebunan mereka dengan cara membakar," kata MS Kaban di Lombok Barat.
Padahal, hospot disejumlah hutan di Indonesia dinilai masih normal. Hospot yang tinggi hanya terdeteksi diwilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan yang sudah mencapai ribuan. Soal keberadaan asap di Riau yang masuk ke negara tetangga, itu harus dilakukan penelitian.
"Jadi sekali lagi nggak ada hutan yang terbakar dan sudah kami pastikan itu. Kalau masyarakat tidak membakar itu tidak akan terjadi," ujarnya.
Kabut Asap di Pekanbaru, Riau beberapa pekan terakhir ini sudah mengganggu masyarakat, dunia transportasi dan juga bahkan dunia pendidikan.
Bahkan beberapa kali bandara Sultan Syarif Kasim II, terpaksa harus ditutup karena jarak pandang sangat pendek dan berisiko tinggi bagi keselamatan penerbangan.
Laporan: Edy Gustan | Mataram