Nasional

Kabut Asap di Riau, Warga Shalat Istiqas'

Ribuan santri memulai sholat Istiqarah' sekitar 09.00 di kawasan pendidikan Ashofa, Riau.

Jum'at, 7 Agustus 2009, 13:43 WIB
Amril Amarullah
Kabut asap selimuti kota Pekanbaru, Riau (Ali Azumar | Riau)

VIVAnews - Kabut asap tebal di Pekanbaru, Riau tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, keselamatan transportasi, kabut asap juga menghambat dunia pendidikan, dimana hampir seluruh sekolah diliburkan akibat asap.

Segala upaya sudah dilakukan pemerintah dan instansi terkait, termasuk pemadaman titik api tidak berhasil. Cara lain yang dilakukan ribuan santri Ashofa menggelar Istisqas', sholat minta hujan turun, Jumat 7 Agustus 2009.

Ribuan santri memulai sholat Istiqas' sekitar 09.00 di kawasan pendidikan Ashofa, Pekanbaru, Riau. Sholat dua rakaat dan dilanjutkan dengan khotbah itu berlangusng sekitar satu jam.

Usai sholat, Ketua Umum Yayasan Ashofa Syafuui Chalil yang bertindak sebagai imam juga memberikan khotbah.

Dalam khotbahnya, Syafuui Chalil mengajak masyarakat Riau bertobat. Ia menilah bahwa persoalan yang terjadi di Riau, termasuk kemarau panjang, tak terlepas dari kesalahan yang dibuat manusia.

"Dengan bertobat kemurahan Allah bisa turun. Kita bermohon agar Allah menurunkan hujan dan berkahnya," kata Syafuui

Usai menyelenggarakan sholat Istiqa', seluruh santri dipulangkan. Karena Ashofa meliburkan santrinya. Dan kemungkinan baru masuk sekolah Senin pekan depan.
 
Laporan: Ali Azumar | Riau



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ