Nasional

Kronologi Simulasi Bom Tewaskan Brimob

Korban akan mendapatkan kenaikan pangkat.

Sabtu, 1 Agustus 2009, 17:54 WIB
Ismoko Widjaya
Ancaman Bom di Wisma Bakrie Nihil (VIVAnews/Tri Saputro)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Satu personel anggota Brigadir Mobil atau Brimob, gugur dalam latihan anti-teror di Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Selain satu korban tewas, empat lainnya mengalami luka-luka.

"Penyebabnya dari penyelidikan sementara karena technical error. Akan ada penyelidikan lengkap," kata Kepala Polda Sulawesi Utara, Brigadir Jenderal Bekto Suprapto, dalam keterangan kepada VIVAnews, Sabtu, 1 Agustus 2009.

Berikut kronologi ledakan:
- Latihan anti-teror itu digelar sekitar pukul 09.00 Wita. Dalam latihan antiteror, timbulnya ledakan memang merupakan hal yang wajar.

- Latihan antiteror di laut untuk mencegah kejadian seperti yang menimpa USS Cole di Pelabuhan Aden, Yaman, pada 12 Oktober 2000. Simulasi itu rencananya, akan dilanjutkan dengan adegan tembak menembak teroris dengan polisi di laut.

- Kecelakaan terjadi pada saat bom yang ditempatkan di sampah mengapung meledak dan tidak dikehendaki atau technical error.

- Korban tewas karena terjadi ledakan yang timbul tidak sesuai dengan rencana latihan simulasi bom.

"Korban dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Bripka (Anumerta)," kata mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri ini.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ