Please install the Flash Plugin
VIVAnews - Simulasi bom yang digelar ternyata justru menelan korban jiwa. Satu personel anggota Brigadir Mobil atau Brimob, gugur dalam latihan anti-teror. Korban pun akan dinaikkan pangkatnya.
"Korban dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Bripka (Anumerta)," kata Kepala Polda Sulawesi Utara, Brigadir Jenderal Bekto Suprapto, dalam keterangan kepada VIVAnews, Sabtu, 1 Agustus 2009.
Hingga kini, korban yang dinyatakan gugur dalam latihan itu sudah dievakuasi. Simulasi dan latihan anti-teror itu digelar pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wita.
Latihan digelar dalam rangka meningkatkan kewaspadaan ancaman bom di berbagai daerah. "Akan ada penyelidikan lengkap," ujar Bekto.
Rencananya, Minggu, 2 Agustus 2009, besok siang korban akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Manado. "Satu luka berat dan tiga luka-luka," ujar Bekto.
ismoko.widjaya@vivanews.com