VIVAnews - Pernyataan gembong teroris Noordin M Top soal rencana peledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jumat 17 Juli 2009, disebuah situs di internet disebar luaskan pada Sabtu, 18 Juli 2009 lalu.
Dalam keterangan yang dipublikasikan pada 18 Juli 2009 sehari setelah bom diledakan, tertulis pernyataan resmi gembong Noordin M Top, yang didedikasikan untuk dokter Azhari, sebagai berikut.
Secara mengejutkan, hari ini, Rabu 29 Juli 2009 beredar pernyataan Noordin M Top yang mengatasnamakan diri sebagai 'Amir Tandzim Al Qo'idah Indonesia Abu Mu'awwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah'.
Ada dua pernyataan terpisah, pertama terkait pemboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton.
Dalam pernyataannya Noordin mengaku bertanggungjawab atas pengeboman di Marriott dan Ritz Carlton. Pernyatan tersebut ditulis selang-seling antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia.
"Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Ritz Calrton," kata Noordin dalam pernyataannya, seperti dimuat dalam sebuah situs internet, yang diperoleh VIVAnews, Rabu siang.
Namun, sampai saat ini belum jelas apakah benar Noordin M Top yang mengeluarkan pernyataan ini.
Bom yang meledak di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton menewaskan sembilan orang dan melukai 55 lainnya di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Polri telah menyebar sketsa dua bomber.
Berdasarkan penyelidikan tim Disaster Victim Identification (DVI), ciri-ciri pelaku di JW Marriott adalah laki-laki, usia 16-17 tahun, kulit lebih putih, rambut lurus hitam dan pendek, tinggi badan 180 centimeter, dan ukuran sepatu 42-43.
Sementara pelaku di Ritz Carlton adalah laki-laki, umur kira-kira 40 tahun, kulit sawo matang, rambut lurus, pendek, dan hitam, serta tinggi 165 centimeter. Pelaku bom bunuh diri dipastikan bukan Nur Said maupun Ibrahim.
Teroris kelas kakap yang tengah diburu di Indonesia, Noordin M Top, memiliki lima alasan kenapa dia menyerang Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Dalam pernyataan atas nama Noordin yang beredar di internet, warga Malaysia itu terang-terangan menuliskan alasannya.
Sementara secara lengkapnya, adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :
1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia
2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini
3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia
4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala' (Loyalitas) dan Baro' (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala'nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini
5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia
Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.
Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : "SARIYAH JABIR"