VIVAnews - Nama Maruto, teroris yang disebut-sebut sebagai salah satu otak peledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, pada Jumat 17 Juli 2009 lalu, dikenal sebagai penghubung jaringan Solo dan Semarang.
Seperti yang dilansir dari tvone, Rabu 28 Juli 2009, selain sebagai penghubung jaringan teroris antara Solo dan Semarang, Maruto diduga sebagai pemasok amunisi untuk Noordin M Top.
Sumber tvone di Jawa Tengah mengatakan, bahwa aktivitas Maruto yang dikenal sebagai seorang dokter merupakan pengumpul amunisi yang akan dibuat bom rakitan oleh Noordin M Top.
Maruto adalah pria yang beralamat di RT 19/RW 9 Dusun Pakisan, Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pria yang tak lulus di Fakultas Kedokteran universitas swasta di Semarang itu tak diketahui keberadaannya sejak 2006.
Maruto diketahui salah satu orang diduga terlibat dengan jaringan ekstrimis buronan nomor wahid asal Malaysia, Noordin M Top.