Nasional
Bom di JW Marriott dan Ritz Carlton

Polri Miliki Sidik Jari Pelaku di Kamar 1808

Polisi sudah menemukan sidik jari di kamar itu.

Kamis, 23 Juli 2009, 18:40 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
Sketsa dua tersangka bom bunuh diri Hotel JW Marriott & Ritz Carlton (Antara/ Widodo S Jusuf)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Pria yang diduga pelaku bom bunuh diri di JW Marriott dan Ritz Carlton sempat menginap selama dua hari di kamar 1808 Hotel JW Marriott. Polisi sudah menemukan sidik jari di kamar itu.

"Ada. Siapa-siapa saja, saya tidak membawa datanya," kata Ketut Untung Yoga, Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri dalam jumpa pers di Jakarta Media Crisis Center, Jakarta Kamis 23 Juli 2009.

Menurut Untung Yoga, pelaku yang diduga sebagai bomber itu meninggalkan beberapa jejak sidik jari. Kendati demikian, jejak-jejak sidik jari yang berada di kamar deluxe lantai 18 itu, belum bisa dipastikan milik siapa.

"Sidik jari yang ditemukan di kamar 1808 belum bisa dicocokkan dengan siapapun. karena masih di file," ujar dia.

Ledakan pada Jumat, 17 Juli pagi itu menewaskan sembilan orang dan melukai 53 lainnya. Sketsa dua pelaku bom bunuh diri itu sudah disampaikan polisi kepada publik.

Hingga kini, polisi masih mencari ekstrimis asal Malaysia, yang diduga kuat menjadi dalang aksi peledakan. Seorang pria bernama Ibrahim, karyawan Cinthya Florist yang dipekerjakan di Hotel Ritz Carlton juga masih dicari polisi.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
iyo
23/07/2009
banyak intelijen-intelijen kita yang mengaku intelijen...jd keamanan kita bisa dengan mudah di tembus oleh para teroris
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ