Nasional
Bom di JW Marriott dan Ritz Carlton

Ketua RT: Ibrahim Tak Pernah Lapor

Ibrahim dan rekannya tidak pernah lapor kepada Ketua RT terkait keberadaannya.

Kamis, 23 Juli 2009, 17:36 WIB
Ismoko Widjaya, Nicolaus Tomy Kurniawan
Photo Ibrahim (ANTV)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Ibrahim, karyawan Cinthya Florist yang dipekerjakan di Hotel Ritz Carlton, belum sampai setahun tinggal di kontrakan dekat kawasan bisnis Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Sejak tinggal di tempat kontrakan, Ibrahim dan rekan sekamarnya tidak pernah melapor.

"Sejak mereka datang tidak lapor ke RT. Semua tidak pernah lapor, sehingga saya tidak mengetahui keberadaan mereka," kata ketua RT05/RW03, Kuningan Timur, Rohmani di kontrakan Ibrahim, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2009.

Di kontrakan berwarna biru berukuran sekitar 3x7 meter ini ternyata berisi sebanyak tujuh orang, termasuk Ibrahim. Banyaknya penghuni dalam satu kamar ternyata tidak menjadi masalah. Karena, mereka bekerja secara shifting alias dengan waktu yang berbeda.

Menurut Rohmani, dia sempat didatangi polisi pada Selasa 21 Juli lalu. Personal dari Mabes Polri itu meminta dirinya mengantar masuk ke dalam dan mencari beberapa barang dalam kontrakan yang disewa Rp 700 ribu per bulan ini. "Tapi tidak ditemukan apa-apa. Akhirnya mereka pulang," ujar Rohmani.

Polisi kini juga masih mencari keberadaan Ibrahim. Dari dua foto sketsa pelaku pemboman Jumat, 17 Juli pagi, tidak satupun yang cocok dengan DNA Ibrahim. Begitu juga dengan hasil pemeriksaan sembilan korban tewas.

"Dia kemana? Itu yang akan kami cari. (Jasad) Dia tidak ada yang di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata juru bicara Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal, Nanan Soekarna di Jakarta, kemarin petang. Apakah Ibrahim pelaku ketiga? "Tolong kami, jangan sampai berita rekan-rekan membuat mereka lebih waspada," ujar Nanan.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ