Nasional
Bom Di JW Marriott dan Ritz Carlton

Mantan Densus: Ada Keterlibatan Orang Dalam

Bahkan dalam aksinya pun, mereka menggunakan cara-cara yang cerdas & terorganisir.

Rabu, 22 Juli 2009, 05:27 WIB
Amril Amarullah
Foto ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton, 17 Juli 2009, kiriman saksi mata  

VIVAnews - Mantan Kepala Densus 88 Polri Brigjen Pol. (Purn) Suryadarma Salim mengatakan, peledakan bom yang terjadi di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton ada keterlibatan jaringan Al-Qaida yang dilakukan dengan cara cantik dan rapi.

"Ini operasi Al-Qaida, bukan dalam negeri," kata Brigjen (Purn) Suryadarma Salim saat diwawancarai tvOne, Selasa 21 Juli 2009.

Bahkan dalam aksinya pun, mereka menggunakan cara-cara yang cerdas, terorganisir. "Ini jaringan hebat, yang segala sesuatunya diatur secara rapi dan bahkan ada keterlibatan orang dalam," ujarnya.

Karena itu, informasi yang beredar bahwa pelaku sebelum meledakkan bom, sudah melakukan perakitan di dalam hotel, menurut Suryadarma itu hanya bohong besar. "Tidak ada perakit yang melakukan di dalam hotel," kata Suryadarma.

Menurut Suryadarma, otak pemboman dengan perakit bom tidak akan saling bertemu, mereka tentunya sudah merancang dengan baik dan tepat. "Semua sudah dihitung dengan rapi, sudah jadi bom baru dibawa ke dalam, bukan dirakit di dalam hotel," tuturnya.

Apa yang baru saja terjadi, Suryadarma mensinyalir bahwa aksi ini ada kaitannya dengan jaringan operasi Al-Qaida, di mana dia menyerang semua kekuatan Amerika dan aliansinya, dan mereka aktif di semua daerah konflik, yang salah satunya Indonesia seperti Poso, Ambon dan termasuk Jakarta.

"Ini jelas indikasinya, kalau Indonesia sedang berperang dengan orang dengan jaringan hebat di di dunia," tuturnya.

amril.78@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dedikoswara
23/07/2009
Kalau saya setuju dengan pendapat, Mantan Kepala Densus 88 Polri Brigjen Pol. (Purn) Suryadarma Salim, karna dia bicara berdasarkan pakta dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan sekaligus beliau pelaku sejarah, dari pada pendapat yang mengatakan oknum mi
Balas   • Laporkan
Giyanto
22/07/2009
Sebagai warga sy berharap keamanan bisa lebih ditingkatkan di semua sektor dan hendaknya kita tdk mudah lengah dlm situasi apapun. Sulit utk mengidentifikasi scr jelas bgm hal tsb bisa terjadi di tempat yg ketat pengamanannya. Pelaku nampaknya ingin unjuk
Balas   • Laporkan
Sila
22/07/2009
Tetangga saya pernah menginap di JW Marriot beberapa bulan lalu. Pengamanan utk keluar masuk hotel begitu sangat sangat ketat. Pertanyaan saya dan dia adalah bagaimana mungkin bom bisa masuk? Bukankah Marriot sudah belajar dari peristiwa sebelumnya? Ini
Balas   • Laporkan
jefira
22/07/2009
saya malah bersebrangan dengan pendapat beliau... Saya yakin ada oknum militer di negara ini yang membiayai dan memfasilitasi JI kelompok Nurdin M. Top. Mohon kepada rekan-rekan pers untuk lebih jeli lagi dan kritis dalam mengungkap kasus ini. Tolon
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ