VIVAnews - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik memastikan sektor pariwisata pasca ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton, Jumat 17 Juli 2009 tidak mengalami penurunan secara nasional.
"Belum turun. Di Bali masih baik, di Yogja juga masih baik. Hanya saja di Jakarta turun," kata Jero Wacik kepada VIVAnews di Jakarta Selasa 21 Juli 2009.
Sedangkan untuk pusat perbelanjaan juga masih baik, ia melihat masyarakat tidak terlihat panik. "Mal masih baik, bagus. Tidak menakutkan, masyarakat tidak panik," katanya.
Sementara Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan saat dihubungi via telepon menilai dampak bom terhadap pariwisata baru akan terlihat Agustus nanti. Saat ini, menurutnya, tidak ada dampak signifikan karena tidak ada pembatalan dan eksodus wisatawan mancanegara.
"Kita sudah ada data sampai pertengahan Juli, kalau pun ada dampaknya baru terlihat pada Agustus mendatang. "Turis kan ada jadwal-jadwalnya, Juli ini sudah terjadwal dan tidak ada pembatalan, kecuali arrangement baru dan itu akan terlihat Agustus," kata dia.
Bom yang terjadi Jumat pagi itu menewaskan sembilan orang dan melukai 55 orang lainnya, sebanyak 14 korban tewas dan luka adalah orang asing.