Nasional
Bom di JW Marriott dan Ritz Carlton

Sudargo Sudah Diperbolehkan Pulang

Pada pagi nahas itu, Sudargo baru saja mengantarkan tamu ke hotel Marriot.

Senin, 20 Juli 2009, 17:57 WIB
Arry Anggadha, Fadila Fikriani Armadita
Ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton (Wenny Gusmarda (ANTV))

VIVAnews - Sudargo, korban ledakan bom JW Marriot sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Namun, Sudargo masih harus kembali lagi ke Rumah Sakit Metropolitan Medical Center pada pekan ini.

Sudargo meninggalkan RS MMC, Jakarta, Senin 20 Juli 2009, pukul 16.15, bersama istrinya. Dia langsung menuju kediamannya di Pondok Labu, Jakarta Selatan. "Alhamdulilah sudah boleh pulang, meski sedikit pusing," ujar dia, sebelum meninggalkan RS MMC.

Jumat besok Sudargo diminta dokter untuk kontol. "Jahitannya belum dilepas," kata Sudargo yang berprofesi sebagai sopir di sebuah perusahaan transportasi.

Sudargo mengaku dirinya masih trauma atas ledakan tersebut. Manurutnya, pada pagi nahas itu, Sudargo baru saja mengantarkan tamu ke hotel Marriot. "Saya sedang duduk di lobi hotel," jelasnya.

Mendengar ledakan, Sudargo kaget, lantas tiarap. Namun kepalanya tertimpa sebuah benda. "Seperti gypsum," ujarnya. Begitu sadar dirinya celaka Sudargo berusaha menyelamatkan diri.

Akibat peristiwa itu, kepala Sudargo harus dijahit. "Banyak nggak tahu berapa jahitan," ujarnya. 
Sebelumnya Sudargo dirawat di kamar 325 bersama dua pasien lainnya yusuf Purnomo dan Oki Utomo. Dengan demikian pasien yang masih tersisa di Rumah Sakit MMC sebanyak tujuh orang.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ