Nasional
Bom di Marriott dan Ritz Carlton

"Jangan Kaitkan Bom dengan Masalah Pemilu"

Elit politik tak perlu mengaitkan masalah bom dengan masalah pemilu.

Minggu, 19 Juli 2009, 03:07 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsudin, meminta kasus ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton tak dikaitkan dengan agama atau politik.

"Teror adalah teror, kejahatan adalah kejahatan. Teror bom tak ada kaitannya dengan agama," kata Din di Yogyakarta, Sabtu, 18 Juli.

Ia mendesak pemerintah agar segera mengungkap dalang intelektual di balik pengeboman kedua hotel mewah itu. "Selama ini polisi tidak mampu menangkap pelaku intelektual di balik rentetan kasus bom di Indonesia," ujarnya.

Din menyesalkan pernyataan Presiden yang berupaya mengaitkan kasus bom dengan pemilu presiden. Padahal, persoalan bom berbeda dengan persoalan pemilu presiden.

"Elit politik tak perlu mengaitkan masalah bom dengan masalah pemilu. Elit politik harus bisa tampil dengan penuh sikap kenegarawanan untuk memberikan rasa ketentraman kepada masyarakat," ujarnya.

Laporan: Kinaransih Waskita| Yogyakarta

• VIVAnews
Rating
Komentar
Seruni Indah Kusuma
19/07/2009
saya setuju dengan pernyataan pak din, dan saya jg berharap kpd kepala negara utk bisa mengayomi rakyatnya, lupakan sejenak urusan pribadi, mari kita bersama-sama bersatu melawan teroris...
Balas   • Laporkan
JANGGAL
19/07/2009
SBY punya alasan mengaitkan bom kali ini dng Pilpres yg lagi menunggu hasil resmi KPU dan kepentingan2 lainnya. Memang beberapa 'kejanggalan' menunjukkan pembom ini BUKAN teroris seperti yg lalu2. Mana ada sih pelaku 'Bom Bunuh diri' yg masih mikir agar t
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ