VIVAnews - Juru Bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Nanan Sukarna, mengatakan, bom yang meledak di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton mirip dengan bom yang meledak di Bali.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengatakan, bom yang meledak pada Jumat pagi itu juga identik dengan bom yang ditemukan di Cilacap pada 14 Juli 2009 lalu.
Bom Bali dan bom yang ditemukan di Cilacap merupakan milik jaringan teroris pimpinan Azahari dan Noordin M Top. "Memang ada kesamaan rangkaian dengan bom Cilacap dan Bali, tapi itu baru fakta lapangan," kata Nanan. "Tim penyidik masih berusaha merangkai dan mengungkap jaringan ini."
Ledakan hebat terjadi di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton sekitar pukul 07.40 pada Jumat 18 Juli. Peristiwa terjadi hampir bersamaan hanya berselang sekitar dua menit. Ledakan dipastikan bom bunuh diri.
Data terakhir, 62 orang menjadi korban ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton. Sebanyak sembilan di antaranya tewas, yaitu tiga orang tewas di Hotel Ritz Carlton, lima orang di Hotel JW Marriot, dan satu orang tewas di rumah sakit.