Please install the Flash Plugin
VIVAnews - Kepolisian Republik Indonesia menegaskan belum memerlukan bantuan kepolisian asing guna mengungkap kasus pemboman di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta.
Ledakan bom terjadi pada Jumat 17 Juli 2009 pukul 07.45 dan pukul 07.47 WIB itu menewaskan 9 orang dan melukai 55 orang lainnya. Sebanyak 14 orang merupakan warga asing.
Kepala Divisi Hubungan dan Masyarakat Markas Besar Polri Irjen Pol Nanan Sukarna mengatakan saat ini pihaknya masih mampu melakukan penyidikan sendiri.
"Kepolisian Amerika, Australia dan Malaysia memang menawarkan bantuan bila diperlukan, tapi tunggu dululah," ujar Nanan dalam jumpa pers di Jakarta Media Crisis Centre, Bellagio Mall, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu 18 Juli 2009.
Menurut dia, jika nanti Polri membutuhkan bantuan baru pihaknya akan menerima tawaran bantuan dari kepolisian asing tersebut. Yang pasti, kata dia, Mabes Polri akan bekerja keras agar kasus ini segera terungkap.