Nasional
Bom di JW Marriott dan Ritz Carlton

Malaysia Siap Bantu RI Cari Noordin M Top

Malaysia berharap Indonesia memberikan informasi tentang keterlibatan Noordin.

Sabtu, 18 Juli 2009, 18:37 WIB
Elin Yunita Kristanti
Pasca Peledakan Hotel JW Marriott&Ritz Carlton (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Bom bunuh diri terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, pada Jumat 17 Juli 2009 sekitar pukul 07.40. Polisi belum mengumumkan secara resmi siapa pelaku pengeboman.

Meski demikian, spekulasi yang beredar menunjuk Noordin M Top sebagai aktor yang diduga berada dibalik pengeboman tersebut. Menanggapi informasi tersebut, pemerintah Malaysia memberi tanggapan positif. Pemerintah negeri jiran bersedia bekerjasama dengan pemerintah RI untuk mencari Noordin M Top

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Malaysia, Tan Sri Rastam Mohammad Isa mengatakan pihaknya berharap Indonesia memberikan informasi tentang keterlibatan Noordin dalam pemboman Jumat kemarin.

"Jika ada informasi terkait keterlibatan Noordin M Top, kami harap diberitahukan pada kami. Malaysia akan membantu sekuat tenaga tetangga kita yang diserang teroris," kata Isa, seperti dimuat laman berita Malaysia, Bernama, Sabtu 18 Juli 2009.

Noordin M Top masih tercantum dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi. Sepak terjang pria kelahiran Johor, Malaysia 11 Agustus  1969 sebagai dalang beberapa aksi terorisme, membuatnya menjadi buron nomor wahid.

Kemampuannya untuk meyakinkan orang membuatnya punya posisi penting dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Noordin adalah sosok karismatik di mata pengikutnya, pengaruhnya mampu merekrut para sukarelawan bom bunuh diri.

Jejak Noordin pertama kali terlacak dalam penemuan bahan peledak di Palembang, Sumatera Selatan Selasa, 1 Juli 2007. Sebanyak 21 bom waktu ditemukan, 16 bom siap digunakan.

Belakangan jejak Noordin kembali menguat. Densus 88 menangkap beberapa orang yang diduga terkait kasus terorisme di Jawa Tengah dan Lampung, Saefudin Zuhri, yang menurut informasi terkait jaringan teroris Noordin M Top dan berperan sebagai penyuplai senjata. Saefudin Zuhri adalah keponakan Baridin.

Baridin diduga kuat sebagai mertua Noordin M Top. Anak perempuan Baridin, Ariani Rahma pada 2006 menikah siri dengan orang yang sama sekali tak dikenal warga, bahkan sampai pasangan tersebut dikaruniani dua anak.

Di lokasi kediaman baridin, Densus 88 menemukan sebuah jerigen yang berisi alat-alat pembuatan bahan peledak. Menurut Kepala Kepolisian, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, bahan-bahan peledak yang digunakan untuk mengebom Marriott dan Ritz Carlton identik dengan bahan peledak yang ditemukan di Cilacap.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
supardi
19/07/2009
kita, harus bersatu padu, jangan biarkan kolonialisme memecah belah bangsa kita..
Balas   • Laporkan
Tawqk
19/07/2009
aduh kok yang namanya nordin jahanam banget sich, loe warga maling sia ngebomnya ya di negara loe sendiri dong jahaaaaaaaaaaaaanaaaaaaaam kau nordin top,semoga tuhan membalas perbuatanmu dengan setimpal
Balas   • Laporkan
een
19/07/2009
betul juga tuh sobat2 masak dijajah di berbagai fihak oleh bangsa malaysia kita kok diam aja.......saya mesti ngadu ke mana yah.....ama mbah surip aja bagus yah????
Balas   • Laporkan
Bambang
18/07/2009
Mungkin jg apa org malaysia tu ngiri kalo kt aman tentrap dan akirx kt lbh maju... Coba dong org malaysia ngebom aja tuh negeri anda sdr... Tdk TKI, Tdk Teroris kog smuax merugikan bangsa tercinta ini...
Balas   • Laporkan
WNI TULEN
18/07/2009
KURA KURA DALAM PERAHU!!!!!!!!!!!!!
Balas   • Laporkan
WNI TULEN
18/07/2009
thanks MAlaysia. Thank you for still cooperate with my best country. but more better if we can find them by self. and we will asking who send M top to indonesia????
Balas   • Laporkan
udin
18/07/2009
Emang di malaysia ga ada hotel marriot? malahan di sana yang banyak orang amerikanya pada nongkrong....kenapa ngebom di indonesia? pasti ada udang di balik batu
Balas   • Laporkan
didin
18/07/2009
Kenapa gak dari dulu sebelum ada bom anda bawa pulang tuh orang idiot? Basa basi dari negara srigala berbulu domba jangan percaya..
Balas   • Laporkan
WNI
18/07/2009
tuh kan emang terorisnya orang luar kok ya ngebomnya di Indonesia..... Dr. Azhari, Nordin M Top... kenapa kagak maen bom di malaysia... jangan di negeri orang dong!!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ