Nasional
EKSKLUSIF
Ledakan di JW Marriot dan Ritz Carlton

Inilah Cara Pelaku Membawa Bom ke Marriott

Pelaku penghuni kamar 1808 membawa materi bom secara terpisah.

Jum'at, 17 Juli 2009, 16:32 WIB
Ismoko Widjaya
Ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton (Wenny Gusmarda (ANTV))

VIVAnews - Sembilan orang tewas dalam ledakan di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, sekitar pukul 07.40 WIB. Bahan peledak ketiga yang belum meledak ditemukan di lantai 18, tepatnya di kamar 1808. Diduga, pelaku penghuni kamar 1808 membawa materi bom secara terpisah.

"Mengapa lolos dari pemeriksaan? Diduga, material bom dibawa terpisah satu per satu," kata seorang sumber VIVAnews dalam perbincangan di Jakarta, Jumat, 17 Juli 2009.

Seperti diberitakan VIVAnews sebelumnya, penghuni kamar 1808 itu ternyata sudah menginap selama dua hari di Hotel JW Marriot. Diduga, pelaku memiliki rekan lain yang mengantarkan material bom ke atas kamar.

"Diduga teman si penghuni kamar membawa materi bom, misalnya seperti bubuk dan lain-lain itu dalam waktu yang berbeda-beda," ujar sumber tadi.

Alhasil, si penghuni kamar 1808 itu merakit bom di dalam kamar. Kendati demikian, hingga kini belum ada keterangan dari kepolisian terkait pembawaan material bom secara satu per satu.

Sebelumnya, Kepala Satuan Brigadir Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Murad Ismail membenarkan temuan bom di kamar 1808. Namun dia tidak menjelaskan di gedung mana bom itu ditemukan.

"Bom aktif tapi sudah dijinakkan," kata Murad kepada wartawan siang tadi. Menurut Murad, bom yang telah dijinakkan itu telah dibawa ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Jakarta.

Sembilan korban tewas akibat dua ledakan di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta Selatan. Sebanyak 61 orang korban luka dievakuasi dari lokasi ledakan dan 53 orang diantaranya menjalani rawat inap. Salah satu korban tewas adalah Presiden Direktur PT Holcim, Timothy McKay.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dew
26/07/2009
huffhhh,,, kenapa aparat selalu berasumsi sih, jangan memberitakan dulu sebelum terungkap!!
Balas   • Laporkan
salman
17/07/2009
jangan sampai teralihkan perhatian sesungguhnya banyak sasaran yang masih on di luar sana.
Balas   • Laporkan
salman
17/07/2009
jangan sampai teralihkan perhatian sesungguhnya banyak sasaran yang masih on di luar sana.
Balas   • Laporkan
a3k
17/07/2009
itulah cara2 kaum pengecut dinegeri ini, gara2 ini mu batal hadir diindonesia,,,,,ronney jgn takut ya
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ