VIVAnews - Juru Bicara Mabes Polri Irjen Pol. Nanan Sukarna mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan tim Mabes Polri dan dari hasil rekaman CCTV Hotel Marriot, bom aktif yang berhasil di jinakan tersimpan di dalam tas laptop oleh seseorang yang mengaku sebagai tamu.
Padahal, kata Nanan pengamanan itu sudah sedemikian ketat, "Kami masih selidiki, kok bisa lolos dari penjagaan, mengapa mereka bisa mereka masuk, dengan membawa bom yang tersimpan di dalam tas laptop," kata Irjen Pol. Nanan Sukarna kepada wartawan di Jakarta, Jumat 17 Juli 2009.
Penemuan bom di dalam tas laptop itu berdasarakan penyelidikan dan penyisiran yang ditemukan di kamar 1808 lantai 18 Hotel JW Marriott.
Polisi juga berhasil menemukan rekaman saat kejadian ledakan bom di Hotel Marriott. "Pertama ditemukan dua ledakan pertama di JW Marriott, tepatnya 7.47 berdasarkan CCTV, baru setelah itu 7.55 di Ritz Carlton," tuturnya.
amril.78@vivanews.com